Hati-Hati! Banci Berkedok Cewek Cantik di “We Chat” Pijat Karimun

Karimun, beritakarimun.com – Telah terjadi pengeroyokan terhadap Tiarwardana (48), warga Teluk Air, Kencamatan Karimun, Sabtu (10/6) sekira pukul 03:43 Wib, di kamar 121 Wisma Lika Tanjungbalai Karimun

Tiarwardana yang diketahui bekerja di dinas kebersihan Kabupaten Karimun itu diduga dikeroyok sebanyak 3 orang. Diantaranya, Yanto Wahyudi (18), Gunawan (25) dan Kino Riski(15).

Kapolsek Balai Kota Karimun, AKP Lulik Febyantara mengatakan, sekira pukul 02:00 Wib, Saksi bernama Novri cek in di kamar 121 Wisma Lika. Kemudian, sekira pukul 02:20 Wib, Novri memesan jasa pijat melalui wechat ke akun yang bergambar perempuan cantik memakai baju garis-garis hitam berkaca mata, yang mana alun tersebut bertuliskan menerima jasa pijat/urut.

“Setelah itu, novri berkomunikasi akan harga jasa pijat tersebut, setelah harga cocok, Novri pun menyuruh wanita tersebut untuk datang ke kamar 121 wisma lika. Namun saat itu yang datang seorang waria. Novri pun menolak karena dirinya merasa meminta jasa pijat seorang perempuan bukannya waria, merasa tidak senang, terjadilah keributan antara novri dan waria yang diketahui bernama Gunawan ini, karena meminta uang ganti rugi karena tidak jadi menggunakan jasa pijitnya,” ungkap Lulik.

Setelah menyerahkan uang sebesar Rp.200.000, kepada waria bernama gunawan itu, Novri pun kembali mencari jasa pijat dan dapatlah dari akun seorang wanita berpakaian hitam yang bertuliskan terima jasa pijat. Setelah berkomunikasi melalui akun wechat tersebut ia pun mengundang untuk datang ke kamar 121 wisma lika tersebut.

“Sekira pukul 03.00 Wib, yang datang ke kamar 121 adalah 3 orang waria yang salah seorang adalah waria bernama Gunawan yang tadi sempat ribut dengan Novri. 3 waria itupun langsung masuk ke kamar 121 dan menyekap novri serta meminta uang lagi kepadanya, namun Novri menolak karna tidak merasa memesan waria untuk jasa pijat, Kemudian Novri pun menelpon Tiawardana untuk meminta bantuan,” ujarnya.

Lulik menambahkan, sekira pukul 03:43 Wib, Tiawardana pun datang ke kamar 121 dan yang mana pintu kamar di tutup oleh 3 orang waria yang sedang berada didalam kamar 121, sehingga terjadi keributan didalam kamar tersebut yang mana salah seorang waria mengeluarkan sebilah pisau namun dapat di rebut oleh Novri.

“Pada saat terjadi keributan antara pihak bovri dan waria tersebut yang mana tiawardan juga menjadi korban pemukulan yang diduga dilakukan oleh ketiga waria tersebut, sehingga mengakibatkan luka sobek dibagian pelipis atas mata kiri korban dan luka robek dengan 17 jahitan,” tutupnya.

Reporter   : Riandi
Editor        : Codet Carladiva