Inilah Kronologis Penjaga Masjid Agung Karimun Terbunuh

Karimun, beritakarimun.com – Sapari (40 tahun) warga Bukit Tembak Kecamatan Meral Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, merupakan petugas Satuan Pengamanan (Satpam) Masjid Agung Karimun Jalan Poros, ditikam oleh pelaku percobaan pencurian tong amal Masjid Agung, Minggu (4/6) sekira pukul 02.10 Wib dini hari.

Hairozi, yang merupakan abang korban (Sapari), mengaku berada di lokasi kejadian penikaman adik kandungnya pada tengah malam itu.

“Sekitar pukul 02.10 Wib, saya dan adik saya sedang duduk di pos penjagaan, pada saat itu adik saya mendapat telfon dari rekan kita Na’ar, setelah menutup telfon adik saya langsung berlari ke dalam Masjid, dan saya mengikuti dari belakang.” ungkap Hairozi yang juga sebagai Satpam di Masjid Agung Karimun.

Baca Juga : Geger! Penjaga Masjid Agung Karimun Karimun Terbunuh

Hairozi mengatakan, dari jauh ia melihat seorang pria yang tidak terlalu tinggi mengenakan baju hitam, celana hitam dibawah lutut dan mengenakan topi, berlari ke luar melalui pintu samping kanan Masjid.

“Saya mendengar adik saya berteriak maling saat dia berada didepan pintu masuk samping kanan Masjid, dan dari kejauhan saya melihat ada seorang pria berkulit hitam hendak berlari ke luar Masjid. Pada saat saya mencoba mengejar, tiba-tiba rekan saya Na’ar berteriak memanggil saya dan mengatakan bahwa adik saya Sapari terluka. mendengar hal tersebut, saya langsung kembali ke tempat adik saya dan melihat sudah banyak darah yang berceceran dari depan pintu hingga turunan tangga.” ujar Hairozi.

Melihat adiknya mengeluarkan banyak darah dari perutnya, Hairozi dan rekannya langsung membawa korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H M Sani dengan menggunakan sepeda motor. Pelaku pencurian dengan kekerasan tersebut berhasil melarikan diri. Sampai RSUD korban masih bisa jalan. Namun meski sudah dilakukan tranfusi darah hingga empat kantong, sayangnya nyawa korban tidak bisa di selamatkan. Korban meninggal dunia tepat pukul 04.30 WIB.

Reporter   : Nichita Bella
Editor        : Codet Carladiva