Bupati Karimun Mengutuk Pelaku Pembunuhan Penjaga Masjid Agung Karimun

Karimun, beritakarimun.com – Mendengar petugas Satuan Pengamanan (Satpam) Masjid Agung Karimun oleh orang tak di kenal yang berniat mencuri tong amal Masjid. Minggu (4/6) sekira pukul 02.10 Wib dini hari. Bupati Karimun Aunur Rafiq langsung menuju ke RSUD HM Sani.

Setiba di RSUD HM Sani, Korban di pastikan tidak dapat diselamatkan alias sudah meninggal dunia.

Korban yang bernama Sapari (40 tahun) warga Bukit Tembak Kecamatan Meral Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, merupakan petugas Satuan Pengamanan (Satpam) Masjid Agung Karimun Jalan Poros.

Baca Juga: Geger! Penjaga Masjid Agung Karimun Karimun Terbunuh

Na’asnya, Sapari menjadi korban penikaman oleh seorang pria tak dikenal yang awalnya diketahui hendak mencuri tong amal masjid tempat ia bertugas pada ramadhan ke-9 tahun 1438 Hijriah tersebut. Mendengar kejadian tersebut, Bupati Karimun yang usai melakukan sholat subuh berjama’ah di Masjid Al-Furqan Kelurahan Sungai Lakam Barat Kecamatan Karimun, langsung bergegas menuju RSUD HM Sani.

“Usai melaksanakan sholat subuh, saya mendapatkan telfon dari pengurus Masjid Agung Karimun bahwa Satpam Masjid Agung mendapatkan musibah, kabarnya ia ditikam oleh orang yang tidak di kenal dalam proses Satpam untuk mengamankan adanya niat dari pelaku yang ingin melakukan pencurian di Masjid Agung. Ternyata korban terkena luka yang serius tadi subuh telah berpulang ke rahmatullah.” ungkap Bupati Karimun saat ditemui reporter beritakarimun.com di Kamar Mayat RSUD HM Sani usai menjenguk jenazah korban.

Baca Juga: Inilah Kronologis Penjaga Masjid Agung Karimun Terbunuh

Dalam hal ini orang nomor satu di Kabupaten Karimun itu  mengutuk keras aksi kejam yang dilakukan pelaku terhadap penjaga masjid hingga tewas disaat bulan suci Ramadhan.

Rafiq juga mengatakan, selaku Pemerintah Daerah, ia turut prihatin dan berduka cita atas musibah yang menimpa Satpam Masjid Agung yang tidak sempat bertemu dengan indahnya hari raya Idul Fitri itu.

“Selaku Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun, dalam hal ini Saya sekeluarga dan pribadi menyampaikan turut berduka cita dan berbelasungkawa pada keluarga korban dan mendoakan semoga almarhum diampunkan dosanya oleh Allah Swt dan ditempatkan sebaik baiknya.” ujar Rafiq.

Untuk segala sesuatunya, Bupati mengatakan akan diurus sebaik mungkin hingga dengan selesai.

“Saya sudah meminta kepada pengurus Masjid Agung agar menyelenggarakan pada kipayahnya sampai dengan selesai dan menyerahkan kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas pencurian dengan kekerasan yang terjadi di Masjid Agung ini. Untuk pemakaman, jenazah korban akan dimakamkan di Bukit Tembak sesuai atas permintaan keluarganya, tapi segala sesuatunya akan diselenggarakan oleh Dewan Kemakmuran Masjid Agung dan Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun.” jelas Rafiq.

Reporter   : Nichita Bella
Editor        : Codet Carladiva