Kasat Lantas Polres Karimun Bantah Kecelakaan Jelutung Akibat Rem Blong

Karimun, beritakarimun.com – Kasat Lantas Polres Karimun, AKP Tengku Fazrial Kenedy membantah terkait mobil patroli yang digunakan anggotanya hingga menabrak warung jualan milik warga Jelutung Rt 02 Rw 01 Kelurahan Darussalam Kecamatan Meral Barat Kabupaten Karimun disebabkan oleh rem mobil yang blong.

“Setelah kita mendapatkan keterangan dari anggota kita, kecelakaan tersebut bukan karena rem mobil yang blong atau tidak berfungsi. Karena kita selalu melakukan pengecekan terus sebelum melaksanakan kegiatan  patroli, kemudian untuk mengendarai kendaraan, mau itu pengawalan, mau itu kegiatan dalam hal yang wujudnya kemanusiaan, kita selalu melakukan pengecekan terhadap kendaraan  sebelum melaksanakan kegiatan.” ungkap Kasat Lantas Polres Karimun, AKP Tengku Fazrial Kenedy saat ditemui Kamis sore (18/5).

Kenedy menjelaskan kronologis kejadian yang ia dapatkan dari hasil penyelidikan di lokasi kejadian serta hasil pemeriksaan terhadap anggotanya.

“Pagi itu, Kita arahkan anggota kita untuk melaksanakan kegiatan patroli. Kita arahkan dia untuk melakukan survei lokasi untuk kegiatan Operasi, supaya pada saat pelaksanaan kegiatan Operasi Patuh Seligi 2017,  tidak terjadi penyempitan arus dan kemacetan, kita cari wilayah yang agak luas yang ada lokasi  kendaraan sebagai barang bukti yang akan diperiksa saat operasi nantinya, sehingga masyarakat juga lebih nyaman menyampaikan administrasinya.” Katanya.

Kenedy menjelaskan, pada saat melakukan survei di daerah Jelutung, anggotanya berencana ingin parkir di pinggir jalan, sehingga ia mengatur gigi (persneling) yang tidak sesuai dengan kecepatan yang sudah menurun.

“Saat ingin parkir, anggota saya menurunkan persneling ke 4 dan ke 3  tapi kecepatannya sudah menurun sehingga membuat mobil mati secara otomatis. Karena matinya kendaraan, kemudian Power Steeringnya gak bisa terkendali lagi karena mesinnya mati, jadi keras, sehingga menabrak warung kecil.” ujar Kenedy

Baca Juga: Inilah Pengakuan Polisi Yang Nabrak Warung Jualan Warga Jelutung

Kenedy juga mengatakan, anggotanya sudah melakukan mediasi kepada pemilik warung sehingga sudah timbul kesepakatan kedua belah pihak bahkan sudah melakukan ganti rugi.

“Kita laksanakan dengan kaidah peraturan yang berlaku. Tidak ada istilahnya pilih kasih, meski polisi tetap harus diselesaikan sesuai peraturan yang berlaku, karena itu menjadi payung hukum kita juga. Ini semua di luar kemampuan anggota kita. Ke depan dia harus lebih waspada lagi untuk berkendara. Tentunya tetap akan kita lakukan pembinaan, pemeriksaan, dan mengambil keterangan yang dilaksanakan oleh Provost. Kalau untuk terjadinya indikasi mengantuk seperti ya tidak mungkin, karena bagian piket malam tidak kita libatkan pada kegiatan Operasi Patuh Seligi.” tutup Kenedy.

Sementara itu, Anggota Sat Lantas Polres Karimun, Bripda Riski Wahyudi diketahui menabrak sebuah warung otak-otak milik Fuad Priyadi yang merupakan warga Jalan Piere Tendean, Jelutung Kelurahan Darussalam Kecamatan Meral Barat Kabupaten Karimun dengan menggunakan mobil patroli dengan nomor polisi XXXI 1119 30.

“Saya terkejut mendengar suara keras dari depan rumah saya, pada saat kejadian saya ada di dalam rumah, setelah keluar ternyata ada mobil polisi nambrak warung di depan rumah saya. Menurut pengakuan pak polisi yang menabrak, gara-gara rem nya blong.” ungkap Fuad.

 

Reporter   : Nichita Bella
Editor        : Codet Carladiva