32 Ranmor Karimun Terjaring Operasi Patuh Seligi tahun 2017

Karimun, beritakarimun.com – Anggota Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Karimun menjaring 32 pengendara yang melanggar peraturan lalu lintas dengan melewati jalur yang sudah diletakkan simbol rambu lalu lintas dilarang lewat di Jalan A Yani Komplek Karimun  Indah Pasar Puan Maimun, Kecamatan Karimun Kabupaten Karimun, Jumat (19/5). Razia tersebut dalam rangka hari Ke-10 Operasi Patuh Seligi tahun 2017.

Meski berbagai aturan sudah dikeluarkan untuk membuat situasi lalu lintas tetap kondusif, pada kenyataannya masih saja banyak pengguna jalan yang tidak mengindahkan aturan-aturan tersebut. Berbagai pelanggaran kerap dilakukan. Ironisnya, kelalaian tersebut tak jarang merugikan orang lain. Seringkali terjadi kecelakaan yang membuat orang lain terluka atau bahkan tewas.

“Hari ini kita malaksanakan razia masih dalam rangka Operasi Patuh Seligi Tahun 2017, ini merupakan hari ke 10 kita lakukan operasi. Kita mulai dari pukul 09.30 hingga 11.00 Wib.” ungkap Kepala Unit Regristrasi dan Identifikasi (Kanit Reg Iden) Sat Lantas Polres Karimun, Ipda Ibra Sadi saat ditemui di lokasi razia.

Ibra Sadi mengatakan, sebanyak 32 orang pengendara sepeda motor yang kedapatan  melanggar peraturan lalu lintas.

“Hingga satu setengah jam kita lakukan razia, sudah 32 orang yang kedapatan melanggar rambu lalu lintas, bahkan ada 2 pengendara yang tidak mengenakan helm. Setelah kita cek surat kelengkapannya, namun rata-rata tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) serta Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), sehingga membuat kita harus mengeluarkan surat tilang.” jelas Ibra Sadi.

Sementara Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Karimun, Tengku Fazrial Kenedy mengatakan, selama menjalankan operasi, pihaknya belum pernah mendapat temuan kendaraan curian.

“Sejauh ini, kita belum menemukan adanya indikasi pengendara yang membawa kendaraan hasil curian, kita juga berkoordinasi dengan Sat Reskrim Polres Karimun untuk mengetahui data laporan atas kehilangan kendaraan yang masuk sebelumnya. Untuk yang tidak menggunakan helm namun memiliki surat berkendara yang lengkap, kita akan lepas kan tanpa harus mengeluarkan surat tilang, tapi dengan catatan, sebelum kita lepas, pelanggar harus mengadakan helm terlebih dahulu, baik itu harus membeli atau mengambilnya di rumah.” tegas Kenedy.

Reporter   : Nichita Bella
Editor        : Codet Carladiva