Pencuri Toko Emas di Pasar Maimun Dibekuk Polisi Karimun

Karimun, beritakarimun.com – Akhirnya T (44), komplotan pelaku pembobolan Toko Mas Naura di pasar Puan Maimun Blok A Kelurahan Sungai Lakam Timur, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun milik Novry Mulyadi berapa waktu lalu berhasil diamankan Satuan Reserse Kriminal Polres Karimun.

Kapolres Karimun AKBP Armaini mengatakan, pada hari rabu (12/4) sekira pukul 18:00 Wib telah terjadi tindak pidana pencurian dengan pemberatan di Toko Mas Naura di pasar Puan Maimun Blok A Kelurahan Sungai Lakam Timur, Kecamatan Karimun, yang dilakukan oleh tersangka T serta empat tersangka lainnya yang masih DPO.

“pada hari rabu (19/4) sekira pukul 18:30 Wib kita telah melakukan penangkapan terhadap tersangka T di Sei Nayaon Gang Nila, Blok L No.18 RT.003 RW.012 Kelurahan Sadai, Kecamatan Bengkong Kota Batam,” Ujar Armaini yang didampingi Kasat Reskrim Dwi saat rilis, Selasa sore (25/4).

Armaini menambahkan, Dari tangan tersangka T, pihaknya menemukan puluhan barang bukti perak berupa kalung liontin perak, gelang perak, anting perak, kalung perak dan cincin perak serta sebuah payung dan alat selang Cutting Torch (alat pemotong besi).

“Dari tangan tersangka T ditemukan barang bukti berupa 58 buah kalung liontin perak, 33 gelang perak, 72 anting perak, 36 kalung perak dan 73 cincin perak serta sebuah payung dan satu buah selang Cutting Torch (alat pemotong besi) yang digunakan untuk melancarkan aksinya,” ujar Armaini.

Baca Juga: Toko Emas di Pasar Maimun Dibobol Pencuri, Ratusan Gram Emas Raib

Setelah dilakukan introgasi terhadap tersangka T. Dirinya mengaku dalam pencurian tersebut ia melakukannya tidak sendiri, melainkan bersama empat temannya antara lain, ED, AB, DI dan SE yang saat ini identitas mereka sudah dikantongi oleh pihak kepolisian.

“Setelah kita introgasi, ternyata dirinya tidak sendirian bekerja, melainkan ada empat tersangka lagi yang ikut dalam kasus pencurian ini. Untuk ke empat tersangka lainnya masih kabur keluar daerah, namun Identitasnya udah kita ketahuilah dan masih kita lakukan upaya-upaya penangkapan. Untuk barang bukti berupa emasnya dibawa oleh ke empat tersangka tersebut,” ungkap Armaini.

Atas perbuatannya, mereka dikenai pasal 55 jo 56 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal selama 7 tahun penjara.

Reporter : Riandi
Editor     : Codet Carladiva