Bebaskan Pelaku Penganiayaan, Korban Kecewa Dengan Polisi Karimun

Karimun, beritakarimun.com – Keluarga Korban KDRT berdarah, Maryana sangat kecewa terhadap tindakan yang dilakukan satreskrim polres Karimun yang membebaskan pelaku Andry tanpa sepengetahuan dan perdamaian pihak korban.

Kekecewaan tersebut dirasakan korban setelah mendengar pelaku berkeliaran di desa pongkar dan dikawasan teluk uma mengunakan sepeda motor.

Mendengar bebasnya pelaku yang kerap melakukan kekerasan terhadap dirinya, Korban Maryana ketakutan untuk keluar rumah.

“Taunya dari warga pongkar kalau dia (pelaku) datang kerumah tetangga di pongkar hari senin lalu, setelah itu orang teluk uma juga bilang dia dah bebas,kenapa polisi bebaskan dia kan perkaranya belum kami cabut di polisi, jadi takut kami bang,” Ujar Maryana

Dalam hal ini pihak keluarga korban juga sangat kecewa dengan pihak aparat penegak hukum di negeri ini, Yang membebaskan pelaku tanpa ada cabutan hukum oleh sang korban.

Baca Juga: Hati-hati! Pukul Istri Bisa Masuk Hotel Polisi

Salah satu keluarga korban Arif menyatakan sangat-sangat kecewa dengan keputusan pihak kepolisian yang membebaskan pelaku Andry dari terapy hukum.

“Kami keluarga korban sangat kecewa terhadap pihak kepolisian yang telah membebaskan pelaku Andry, Ada apa?kenapa bisa bebas tanpa pemberitahuan pihak keluarga korban? Ini membuat korban ketakutan dan Jika ada apa-apa dengan korban polisilah yang bertanggung jawab penuh dalam hal ini karna telah membebaskan pelaku.” Ujar arif kesal.

Menurut keluarga korban, pihak keluarga akan segera temui Kapolres Karimun AKBP Armaini untuk menanyakan kasus ini terkait bebasnya pelaku penganiayaan korban Maryana.

Reporter : Violla Putri