Pedagang Pasar Puakang Mengaku Bukan Malaikat

Karimun, beritakarimun.com – Saiful, salah seorang pedagang yang berjualan di pinggir laut puakang Jalan H Arab Kelurahan Sei Lakam Timur, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun, merasa kesal setelah tempat dagangannya dibongkar paksa oleh Satpol PP bersama aparat lainnya, Senin (27/3/).

“Sebelum ini dibongkar, tidak ada dilakukan rapat atau musyawarah bersama pedagang ditempat ini. Tiba-tiba kami dapat surat peringatan (SP) 1 sampai 3 yang berisikan larangan berjualan oleh Satpol PP. Seharusnya diadakan rapat bersama pedagang disini. Setelah ada solusinya, baru lakukan larangan dan pembongkaran,” Ungkap Saiful.

Baca Juga: Pasar Puakang Sei Lakam Dibongkar Paksa Satpol PP Karimun

Saiful mengatakan, dirinya sudah lama berjualan di pinggir jalan puakang tersebut. Dia menjelaskan, pada waktu pengundian untuk mendapatkan tempat jualan di pasar Puan Maimun, ia pernah mengusulkan ke Kadiskop, UKM dan Perindag Karimun sewaktu dipimpin M.Hasbi.

“Kami pernah berjualan di pasar Puan Maimun selama dua bulan, namun tidak bisa bertahan lama. Saya rela menyewa tempat jualan milik teman saya di pasar itu. Namun dikarena hari ke hari sepi dari pembeli, kami kembali berjualan di pinggir laut Puakang. Saya bukan malaikat, yang tak butuh makan. Saya punya tanggungan istri, anak dan kebutuhan lainnya, saya rasa mereka tidak memikirkan itu,” ungkap Saiful dengan nada kesal.

Reporter : Riandi
Editor     : Codet Carladiva