Pasar Puakang Sei Lakam Dibongkar Paksa Satpol PP Karimun

Karimun, beritakarimun.com – Pembongkaran lapak secara paksa di kawasan pinggir laut Puakang, Jalan Haji Arab Kelurahan Sei Lakam Timur, Kecamatan Karimun dilakukan petugas Satpol PP Kabupaten Karimun, Senin siang (27/3).

Intruksi Bupati Karimun Aunur Rafiq kepada Satpol PP agar meminta kepada seluruh pedagang yang berjualan di sepanjang kawasan pinggir laut Puakang, Jalan Haji Arab Kelurahan Sei Lakam Timur, Kecamatan Karimun untuk tidak lagi berjualan dikawasan tersebut dan meminta agar mengikuti peraturan yang telah diterapkan pemerintah daerah Kabupaten Karimun.

“Penertiban yang dilakukan anggota Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Karimun terhadap lapak yang digunakan untuk berjualan disepanjang jalan Haji Arab Puakang merupakan salah satu yang dituntut untuk menegakkan ketertiban. Kita terpaksa harus melakukan pembongkaran, karena sudah beberapa kali kita memberikan peringatan secara baik-baik namun tidak pernah didengar. Ini bukan menggusur secara paksa, namun kita harus melakukan ini untuk menegakkan ketertiban,” ungkap Bupati Karimun Aunur Rafiq.

Bupati Karimun mengatakan, pihaknya siap untuk menghadapi keluhan serta sikap tidak terimanya pedagang yang akan dibongkar lapaknya, ia berharap para pedagang dapat mengerti dengan baik.

“Tentunya dalam aksi pembongkaran akan ada pro dan kontra, tapi kita harus lakukan itu, kalau tidak kita tidak akan dapat mencapai daerah yang tertib, daerah yang teratur, daerah yang bersih, serta daerah yang nyaman. Oleh karena itu, benturan pasti akan terjadi, perubahan itu akan menimbullan suatu gesekan, tapi kita akan memperkecil gesekan-gesekan ini dengan tindakan-tindakan yang persuasif.” Ujar Rafiq.

Selaku Bupati Karimun, Aunur Rafiq berharap kepada para pedagang agar mengerti dan memahami tindakan yang telah dilakukan yang bukan merupakan untuk kepentingan pribadi namun untuk kepentingan bersama.

“Kepada para pedagang yang berjualan di Jalan Haji Arab, saya himbau, ikut lah aturan yang ada di tempat kita, ini kampung kita, kitalah yang menata sendiri, sebenarnya tidak perlu dengan kekerasan dan penertiban, sudah diberitahukan beberapa kali carilah tempat berdagang yang baik. Ini juga dapat menimbulkan dampak yang kurang baik kepada pedagan pasar Puan Maimun yang harus membayar sewa lapak mereka untuk berjualan, kita takutkan akan timbul kecemburuan nantinya.” katanya.

Menurut Rafiq, pemerintah memang bertugas untuk melindungi masyarakat, namun masyarakat juga hendaknya mendukung peraturan pemerintah demi kepentingan bersama.

Reporter : Nichita Bella
Editor     : Codet Carladiva