Catet! JK Mengajak Masyarakat Karimun Bahas Narkoba Bersama Kapolres dan Karutan

Karimun, Berita Karimun.com – Maraknya peredaran narkoba dalam tiga tahun terakhir di kota Bumi Berazam membuat resah aparat penegak hukum serta pemerintah Kabupaten Karimun.Peperangan narkoba pun kian dimulai dalam sepekan terakhir, Namun pemberantasan tersebut tidak semudah membalik telapak tangan.

Dalam sebulan terakhir, Tercatat penangkapan narkoba di pulau Tanjung Balai karimun terbilang cukup fenomenal.

Pada tanggal 14 Febuary Tim BNN provinsi Kepri berhasil menangkap penumpang kapal ferry Batam Jet asal dumai tujuan Karimun yang mengantongi narkoba jenis sabu sebanyak 1 kilogram, pelaku pun ditangkap di pelabuhan Tanjung Balai Karimun.

Baca Juga: BNNP Kepri Gagalkan Bisnis Sabu di Karimun

Pada Selasa (14/3) DJBC Khusus Kepulauan Riau juga mengagalkan masukan peredaran narkoba di Tanjung balai Karimun.Narkoba jenis Ketamin atau yang dikenal dengan Key berjumlah 993,12 gram gagal menyebar di bumi berazam.para pelaku yang berasal dari port klang malaysia juga diamankan aparat DJBC Khusus Kepri.

Baca Juga: DJBC Kepri Selamatkan 4000 Jiwa Generasi Muda Dari Narkoba

Tidak begitu lama, Jumat pagi (17/3) pihak bea cukai Kantor Pengawasan Dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Tanjung Balai Karimun juga menggalakan beredarnya narkoba di wilayah karimun.Narkoba jenis Sabu sebanyak 517,65 gram asal negara malaysia berhasil diamankan bersama para pelaku dan pemesan.

Baca Juga: Bea Cukai Kembali Selamatkan Ribuan Jiwa Masyarakat Karimun dari Narkoba

Dihari bersamaan, Jumat (17/3) Jajaran Satnarkoba Polres Karimun berhasil menangkap kaki tangan bandar narkoba di area Desa Pangke Kecamatan Meral Kabupaten karimun.Tidak tanggung-tanggung polisi berhasil menangkap kaki tangan bandar beserta narkoba sebanyak 2,65 kg narkotika jenis sabu dan 3500 butir pil erimin 5 (happy five).

Baca Juga: Polisi Karimun Sikat Ribuan Happy Five dan 2,65 Kg Sabu Kawasan Pangke

Maraknya Peredaran Narkoba di Kabupaten Karimun dalam beberapa bulan terakhir membuat resah semua kalangan.Tidak hanya dari kalangan aparat penegak hukum namun melainkan dari insane jurnalis jua terlihat resah..

Keresahan tersebut dituang diberbagai media cetak,elektronik dan media online, Hampir disemua media lokal menuliskan persoalan narkoba di Kabupaten Karimun.

Sejumlah awak media di Kabupaten karimun yang tergabung dalam Jurnalis Karimun (JK) pun menjadikan topix hangat minggu ini dan segera mengupas soal terbukanya peredaran narkoba ditanah Bumi Berazam, pasalnya narkoba di karimun sangat sudah berbahaya di Kabupaten yang sangat dekat dengan Johor Malaysia ini..

Dalam kupasan narkoba tersebut direncanakan , Rabu pagi (29/3),yang akan dihadirkan narasumber Kapolres, Kepala BNKK, Komandan Lanal Tanjung Balai Karimun, Kakannwil DJBC Khusus Kepri , Karutan Tanjung Balai Karimun, Wakil rakyat Karimun,Pelajar Karimun,BEM serta tokoh masyarakat,

Dalam hal ini, Ketua Jurnalis Karimun, Ilfitra mengatakan, Kegiatan dialog Jurnalis Karimun  kali ini bertajuk soal narkoba,  ia juga mengundang masyarakat Karimun untuk hadir di Gedung serba guna Kantor Bupati Kabupaten Karimun di Jalan Poros.

“Alasan kita mengangkat tema dialog Jurnalis Karimun bulan maret 2017 tentang narkoba, karena begitu dahsyatnya penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu dari Malaysia yang diduga dilakukan oleh sindikat jaringan narkoba internasional,” katanya, Rabu siang (22/3).

ilfitra mengatakan, Dalam Dua pekan ini, pihak DJBC Khusus Kepri dan Polres Karimun berhasil mengagalkan upaya penyelundupan Barang Narkotika jenis sabu dan pil happy five yang kebanyakan barang tersebut dari Malaysia.

“Dalam dua Minggu terakhir ini saja Sudah 3 kali terungkap penyelundupan narkotika. Kasus pertama sebanyak 993, 12 Narkotika jenis Ketamine yang diamankan DJBC Khusus kepri, Selanjutnya KPPBC Karimun juga berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 517,65 gram sabu-sabu dan terakhir 2,65 gram sabu-sabu dan 3.500 butir pil happy five dari Malaysia diamankan Polres Karimun,” Ujar Ilfitra.

Ifitra juga menambahkan, beberapa kasus yg berhasil diungkap Bea Cukai dan polres Karimun tersebut ternyata pelakunya adalah putra Karimun sendiri. Ini juga yg menjadi keprihatinan khusus Bupati Karimun.

“Maka dari itu, melalui dialog pembahasan narkoba ini kita sengaja mengupas permasalahan narkoba itu secara tuntas. Semoga bisa menyelamatkan generasi muda dari pengaruh narkoba khususnya generasi muda Kabupaten Karimun,” ujarnya.

Bagi anda yang ingin menyuarakan persoalan narkoba di Bumi Berazam, datang Rabu pagi tanggal 29 Maret 2017 di Gedung Serba Guna Kantor Bupati Karimun Kepulauan Riau.

 

 

Reporter : Riandi
Editor     : Codet Carladiva