Polisi Karimun Sikat Ribuan Happy Five dan 2,65 Kg Sabu Kawasan Pangke

sebarkan:

Karimun, beritakarimun.com – Satuan Narkoba Polres Karimun berhasil mengungkap penyelundup narkoba dengan barang bukti terbanyak di dalam dua tahun belakangan ini. Barang bukti yang diamankan berupa 2,65 kg narkotika jenis sabu dan 3500 butir pil erimin 5 (happy five) yang ditegah di dalam sebuah kapal motor Adinda di perairan Karimun, yang dibawa dari jumat malam (17/03).

Kapolres Karimun, AKBP Armaini, selasa (21/3) dalam ekspose nya di ruang Rupatama Polres Karimun yang disaksikan dan dihadiri oleh Bupati Karimun, Wakil Bupati Karimun, Dandim 0317 tanjung balai karimun, Danlanal Karimun, Wakil Ketua DPRD Karimun, Kepala Kejaksaan Karimun, Kepala KSOP Karimun, dan beberapa kepala dinas, mengatakan bahwa pengungkapan yang dilakukan oleh anggotanya merupakan pengungkapan terbesar di dalam waktu dua tahun belakangan ini.

“Kita berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkoba dengan jumlah barang bukti terbanyak dalam dua tahun belakangan ini. Kita berhasil mengamankan penyeludupan narkoba tersebut di dalam kapal motor Adinda di perairan Karimun di daerah Pangke. Menurut pengakuan tersangka, kapal motor tersebut biasanya digunakan untuk membawa besi, namun setelah dilakukan penggeledahan, di dalam kapal yang memiliki 1 nahkoda inisial HR dan 2 abk RK dan AR tersebut tidak terdapat besi,¬† melainkan ditemukan sebuah kotak kardus yang ternyata berisi barang-barang haram berupa narkotika jenis sabu dan ribuan butir pil erimin 5 (happy five).” ungkap Kapolres.

Menurut Kapolres, pihaknya tidak hanya menangkap penyelundup narkoba tersebut di dalam kapal, namun ternyata nahkoda kapal tersebut ingin mengantar barang haram itu ke seseorang yang berada dihotel Palapa kamar 0406 dengan inisial RC.

“Setelah dilakukan pengembangan, anggota kita langsung menuju hotel Palapa untuk mencari RC, namun yang ada dikamar 0406 itu rekan RC yaitu YL. Untuk keberadaan RC sendiri masih kita cari, menurut Pengakuan YL, dirinya bersama RC datang dari Malaysia melalui jalur resmi.” Kata Kapolres.

Dengan tertangkapnya penyelundup narkoba yang tentunya sangat membahayakan untuk masyarakat Karimun, Bupati Karimun Aunur Rafiq sangat bangga atas upaya yang telah dilakukan.

“Kita sangat Apresiasi kepada anggota Sat Narkoba Polres Karimun yang telah bekerja keras untuk membrantas masuk dan beredarnya narkoba di Kabupaten Karimun. Ini tentunya merupakan tanggung jawab kita bersama untuk berupaya memerangi narkoba agar tidak merusak masyarakat Karimun. Keseriusan aparat penegak hukum merupakan hal yang amat penting tentunya.” ungkap Bupati Karimun Aunur Rafiq.

Dalam hal ini, pelaku telah melanggar pasal 115 ayat (1) atau pasal 112 ayat (2) Undang-undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman pidana penjara seumur hidup dengan denda paling sedikit Rp 1.000.000.000 dan paling banyak Rp 10.000.000.000 .(Nicode)