Inilah Rencana Pembangunan 2018 di Kabupaten Karimun

Karimun, beritakarimun.com – Setelah berakhirnya Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Karimun pada Jumat kemarin (17/3), ditemukan kesepakatan prioritas yang paling menonjol untuk dikerjakan ditahun 2018 mendatang, salah satunya adalah konektifitas antar pulau menghubungkan Pulau Kundur dan Belat.

Bupati Karimun Aunur Rafiq mengatakan, yang menjadi prioritas pembangunan infrastruktur paling menonjol dalah membangun jembatan dari Kundur Utara ke Pulau Belat. Program konektifitas itu sejalan dengan program Provinsi Kepri yang akan membangun jembatan dari Pulau Parit ke Pulau Lumut.

“Tahun ini Provinsi sudah mulai membangun dan akan dilanjutkan dari Pulau Lumut ke Pulau Papan. Nanti akan kita koneksiksan dengan program Kabupaten yang baru dapat dikerjakan pada tahun 2018 mendatang,” ucap Rafiq, Sabtu (17/3).

Khusus program konektifitas Kabupaten Karimun, akan dilakukan dengn systim tahun jamak dan pembangunannya ditargetkan berakhir pada empat tahun mendatang atau berakhirnya masa
jabatan Aunur Rafiq-Anwar Hasyim.

“Anggarannya kalau kita lihat untuk satu jembatan saja Rp100 Miliar. Sementara dari planing yang ditargetkan kita akan bangun tiga jembatan, tapi kan bertahap tidak mungkin semuanya kita kerjakan sekaligus. Kita juga perlu pembangunan yang lain,” jelasnya.

Selanjutnya, pembangunan yang segera diselesaikan adalah jalan Coastal Area dan akan dituntaskan sampai ke Bandara Sei Bati Kecamatan Tebing. Sampai saat ini proyek tersebut masih terhenti karena beberapa hal termasuk terkendala dengan areal hutan lindung yang belum diputihkan.

Reporter : Nichita Bella**
Editor     : Codet Carladiva