Biar Berubah, Satpol PP Karimun di Latih Brimob Polda Kepri

Karimun, beritakarimun.com – Sebanyak 60 orang Anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) se-Kabupaten Karimun, diberi pelatihan bela diri guna meningkatkan profesionalisme Satuan Polisi Pamong Praja yang berakhlak, bermartabat, disiplin dan jujur.

Pembukaan pelatihan bela diri tersebut, Bupati Karimun, Aunur Rafiq mengatakan, pelatihan bela diri ini tidak hanya untuk membentuk kedisliplinan saja, akan tetapi sikap, mental dan kepribadian para anggota Satpol PP agar lebik baik lagi lagi.

“Peran satpol adalah untuk memberikan ketentraman dan kenyamanan ditengah-tengah masyarakat, mengamankan aset-aset daerah dan menjalankan peratutan daerah (Perda), yang berkesinambungan dengan masyarakat,” Ujar Rafiq

Rafiq berharap, dengan adanya pelatihan tersebut, anggota dapat mengikutinya dengan baik, supaya menimbulkan satu sikap kepribadian yang baik dan tangguh, bukan menunjukan kesombongan bagi para anggota Satpol PP.

“Dengan pelatihan ini semoga lebih meningkatkan profesionalisme Satpol PP Kabupaten Karimun yang berakhlak, bermartabat, disiplin dan jujur. Menjadi anggota Satpol PP jangan loyo. Dalam memberikan pelayanan dan ketertiban ditengah masyarkat harus dengan santun dan jangan arogan setelah diberikan pelatihan seperti ini,” ujar Rafiq.

Sementara itu Kepala Satpol PP Karimun, AKBP TA Rahman mengatakan, dengan adanya pelatihan seperti ini dapat merubah sikap merek. Maka dari itu pelatihan tersebut bertujuan menjadikan anggota satpol PP yang handal dan profesional serta mampu mengatasi masalah ditengah-tengah masyarakat.

“Dengan adanya pelatihan seperti ini kita berharap bisa berubah. Mereka tahu jati dirinya, bertindak secara profesional dalam penegakan perda. Ini yang saya harapkan dan Saya yakin ini pasti bisa jadi,” ungkap AKBP TA Rahman.

AKBP TA Rahman menjelaskan, pelatihan yang diberikan oleh Kompi Brimob Den A Pelopor Polda Kepri selama dua pekan ini diantaranya, Pelatihan bela diri, peraturan baris-berbaris pengawalan, pengaman Opdahura, pengamanan VIP, dan tindakan pertama di tempat kejadian bahan peledak seperti kebakaran.

“Ini dilatih oleh Kompi Brimob dalam dua tahap atau selama dua minggu dimulai di kawasan Coastal Area. Nanti ada dua periode, minggu pertama 30 dan minggu kedua 30. Pelatihannya diantaranya, pelatihan bela diri, peraturan baris-berbaris pengawalan, pengaman Opdahura kemudian pengamanan VIP, kemudian tindakan pertama di tempat kejadian bahan peledak,” ujarnya

Reporter : Riandi
Editor     : Codet Carladiva