7 Jenazah Korban Perahu Tanjung Rhu di Identifikasi

sebarkan:

Malaysia, beritakarimun.com – Tujuh jenazah korban perahu yang terbalik di Tanjung Rhu Mersing, Johor berhasil diidentifikasi pada 12 Maret 2017. Identifikasi tersebut dilakukan setelah dilakukan pencocokan DNA korban dan DNA keluarga yang melaporkan kehilangan anggota keluarganya kepada Satgas Perlindungan WNI KJRI Johor Bahru.

Menurut Dewi Lestari sebagai pelaksana fungsi penerangan dan sosial budaya KJRI Johor Bahru,Malaysia mengatakan,pengambilan sample DNA keluarga di Indonesia dilakukan oleh Pusat Kedokteran dan Kesehatan Kepolisian di berbagai daerah seperti Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Dewi menjelaskan,Test DNA tersebut juga merupakan tindak lanjut dari kedatangan Tim Disaster Victim Identification (DVI) Indonesia ke Johor Bahru dalam rangka mengumpulkan dan mengembangkan data ante mortem WNI yang diduga menjadi korban kapal tersebut.

Dewi Lestari menambahkan,terdapat 12 sampel DNA keluarga yang diperiksa oleh Pusat Laboratorium DNA, Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri di Jakarta. Hasil tes DNA tersebut kemudian diserahkan kepada Jabatan Kimia Johor untuk dicocokan dengan hasil DNA 16 jenazah korban yang masih ada di Hospital Sultan Ismail, Johor.

Identitas ketujuh korban tersebut adalah:
1.M. Rais asal Lombok Tengah
2.Yanti asal Kupang
3.Samsuri asal Jawa Timur
4.Moh. Ngisom asal Jawa Timur
5.Garlius Mauk asal Kupang
6.Muhri asal Sampang
7.Nining asal Kendari

Dengan diidentifikasinya 7 jenazah tersebut, Satgas Perlindungan KJRI Johor Bahru segera mempersiapkan proses pemulangan korban ke Indonesia.

” Masih terdapat 9 jenazah belum teridentifikasi dari total 26 korban meninggal yang ditemukan dalam kecelakaan perahu di Tanjung Rhu pada 23 Januari 2017″tutup Dewi.

Reporter       : Agus Siswanto
Editor            : Codet Carladiva