Ini Pesan Anggota DPR RI Kepada RSUD HM Sani Karimun

Karimun, beritakarimun.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Komisi 9 dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Nihayatul Wafiroh melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Karimun, adapun tujuan utamanya ialah meninjau RSUD HM Sani Karimun dan posko satuan tugas (Satgas) Pengamanan TKI PKB Karimun, Rabu (9/3).

Bupati Karimun, Aunur Rafiq mengucapkan terimakasih atas kunjungan serta apresiasi yang tinggi kepada Nihayatul Wafiroh selaku Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Komisi 9 dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang membidangi masalah ketenagakerjaan dan kesehatan.

“Kami mengucapkan selamat datang kepada ibu Nihayatul Wafiroh ke Kabupaten Karimun, dengan kehadiran beliau kita harapkan Kabupaten Karimun yang wilayahnya jauh dari ibu kota dapat melakukan perbaikan terhadap masalah ketenagakerjaan di Karimun, saya juga berharap, masalah ketenagakerjaan kedepan dapat diselesaikan dengan mengusulkan bantuan baik berupa Balai Latihan Kerja (BLK) maupun dalam bentuk promosi terhadap investor untuk dapat berinvestasi di Karimun.” ungkap Rafiq.

Usai disambut di kediaman rumah dinas Bupati, Nihayatul Wafiroh bersama rombongan langsung melakukan peninjauan ke rumah sakit RSUD HM Sani dan pelabuhan bebas yang sering digunakan oleh para tekong untuk membawa TKI ke Malaysia.

“Saya melihat, kondisi yang ada di RSUD HM Sani sudah bagus, berbeda dengan RSUD lain yang berada di daerah perbatasan yang kadang tidak lengkap fasilitasnya. Ia mengapresiasi kondisi rumah sakit yang bersih dan dilengkapi dengan sanitasi yang memadai.” ujar Nihayatul Wafiroh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Komisi 9 dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Nihayatul berharap, pihak RSUD HM Sani juga dapat mengutamakan pelayanan dengan baik. Agar masyarakat Kabupaten Karimun bisa merasakan kepuasan yang baik juga dalam mendapatkan penanganan medis di Karimun, sehingga masyarakat tak lagi keluar Karimun untuk berobat.

Reporter       : Nichita Bella
Editor            : Codet Carladiva