Ini Dia! Gobak Ikan Asam Pedas Karimun Yang Wajib Dirasa

sebarkan:

Karimun, beritakarimun.com –  Gobak yang merupakan salah satu makanan khas Melayu Kabupaten Karimun yang terbuat dari Sagu, ternyata tidak hanya memiliki rasa yang menggugah selera, namun juga dapat membantu menyembuhkan penyakit Kencing manis.

Gobak yang biasa didengar di Indonesia adalah merupakan jenis permainan yang sering dimainkan di sebuah lapangan yang berasal dari Yogyakarta. Namun untuk di Kabupaten Karimun sendiri, Sebutan Gobak ternyata merupakan jenis makanan Melayu yang terbuat dari Sagu yang digongseng dengan kelapa kemantan dengan perpaduan ikan asam pedas, sambal terasi (sambal belacan) serta lalapan.

Salah seorang penjual Gobak, di Kampung Baru Kecamatan Tebing Kabupaten Karimun, Jumaidah alias Mak Yang, Sabtu sore (4/3) menceritakan sedikit tentang makanan yang termasuk ciri khas Kabupaten Karimun yang terbuat dari Sagu dengan perpaduan ikan asam pedas itu.

“Gobak merupakan makanan yang dikenal sejak zaman nenek moyang kita dulu di Kabupaten Karimun. Zaman dahulu, masyarakat cukup sulit mendapatkan beras yang berasal dari daerah Jawa yang jarang masuk ke Karimun. Oleh karena itu, kalau masyarakat zaman dulu berinisiatif mencari pengganti beras ketika beras dalam keadaan langka dengan mengolah Sagu sebagai pengganti nasi putih.”ujar Mak Yang.

Mak Yang mengatakan, selain berguna sebagai pengganti nasi putih, Sagu juga tidak memiliki kadar gula, sehingga sagu sangat baik bagi pengidap penyakit gula darah.

“Menurut cerita, pada zaman dahulu pohon sagu banyak tumbuh dipulau-pulau yang ada di Kabupaten Karimun, seperti di Kecamatan Kundur Utara dan Kecamatan Belat, sehingga masyarakat Kabupaten Karimun mudah mendapatkan Sagu yang akan diolah menjadi Gobak. Gobak yang terbuat dari sagu digongseng dengan parutan Kelapa kemantan dengan ditaburkan garam secukupnya. Gobak pengganti nasi putih itu sangat cocok dimakan dengan ikan asam pedas dengan jenis ikan apa saja sesuai selera, ditambah lalapan dan sambal belacan (sambal terasi).” ungkap Mak Yang.

Menurut Mak Yang, Gobak merupakan makanan yang dominan dicari masyarakat Karimun diwarung tempat ia berjualan.

“Saya kira Gobak sudah hilang diingatan masyarakat Kabupaten Karimun, tapi ternyata, dari berbagai macam makanan yang saya jual,  Gobak ikan asam pedas lah yang banyak dicari pembeli dan didominasi oleh orang tua suku melayu yang tau tentang makanan Gobak. Sehingga saya berniat mengubah nama warung saya yang tadinya Warung Mak Yang menjadi Warung Gobak Mak Yang nantinya.” Tutur Mak Yang.

Sementara, Sebagai penikmat Gobak, Nadia yang masih duduk dibangku SMA mengaku gemar makan Gobak, karena menurutnya Gobak memiliki rasa yang enak, terlebih karena dirinya adalah suku melayu sehingga tahu dan pernah mencicipi makanan Gobak itu dirumahnya.

“Sejak saya kecil, Nenek saya mengenalkan saya dengan Gobak. Di rumah, gobak selalu menjadi makanan yang menggugah selera keluarga saya, apalagi gobak buatan nenek saya dengan kuah asam pedas yang kental, selera sekali rasanya. Kata nenek saya makan Gobak juga bisa mencegah masuk angin dan menyembuhkan penyakit kencing manis. Saya rasa, masyarakat Kabupaten Karimun wajib mencoba karena pastinya ketagihan dengan rasanya yang sangat gurih dan menggugah selera.

Untuk kuliner satu ini masyarakat Karimun wajib untuk merasakan, Bagi teman-teman  yang ingin mencoba Gobak dengan cita rasa yang gurih, Warung Mak Yang, yang berlokasi dipinggir jalan, di daerah Kampung Baru Kecamatan Tebing, tepatnya didepan salon Avon, menjual Gobak yang menggugah selera, dengan harga satu porsi (gobak + ikan asam pedas + sambal terasi +lalapan) dijual dengan harga berkisar dari Rp 25.000 hingga Rp 30.000 sesuai dengan ikan pilihan pembeli lho, Bagaimana ingin mencoba. langsung saja guys ke warung  Mak Yang.

Reporter       : Nichita Bella
Editor            : Codet Carladiva