Tempat Praktek Dokter Pang di Kepung Warga Tebing

Karimun, beritakarimun.com – Puluhan warga Kampung Baru Tebing, RT 005 RW 003, Selasa malam (28/2) Berbondong-bondong mendatangi tempat praktek umum Dokter Filsafat Pang untuk melakukan aksi protes ke kantor pemasaran perumahan Balai City Garden yang berada di Komplek Karimun Indah, Blok-A No.2, Jln. Jend A. Yani Tanjung Balai Karimun.

Hujan deras yang tidak tertampung dari sumber air yang mengalir dari perumahan Balai Garden, sehingga air tersebut masuk kedalam rumah warga dengan kedalaman satu meter. Membuat puluhan warga setempat melakukan aksi protes ke kantor pemasaran Rumah Balai Garden milik Dokter Pang di jl.A.Yani Sei.lakam Kec.Karimun samping market oriental.

Topan, Ketua RT 005 RW 003 kampung baru tebing mengatakan, sejak berdirinya perumahan Balai Garden tersebut, mengakibatkan rumah warga yang berada tepat dibelakang perumahan Balai Garden mengalami banjir sehingga masuk kedalam rumah mereka.

“Dibelakang perumahan Balai garden, RT 005 RW 03 kampung baru tebing menjadi langganan banjir semenjak ada perumahan Balai garden. Jadi warga keluh kesah sudah tak tahan lagi, tetapi perumahan dari balai garden tidak menanggapinya. Karena Setiap hujan lebat banjir, bukan hanya hujan lebat saja, yang penting setiap hujan banjir,” ujarnya.

Topan juga mengatakan, kedatangannya dalam aksi protes ke kantor pemasaran Rumah Balai Garden milik Dokter Pang bukan membuat aksi anarkis, melainkan kehadirannya hanya ingin ketemu dengan dokter Punk bagaimana mencari solusinya agar tidak mengalami kebanjiran lagi. Dirinya juga sudah berusaha bertemu dan menelpon, tetapi tidak bisa.

“Kami disini bukan melakukan perbuatan anarkis, Kami hanya ingin ketemu dokter punk saja untuk bagaimana solusinya. Setiap kami mau ketemu dan ditelpon alasannya HP mati kekantor pemasarannya. Makanya kami langsung datang ke Rumah dia bukan melakukan anarkis, tapi kami mencari jalan keluar nya bagaimana,” Ujarnya.

Sebagai developer nya Dokter Pang harus bertanggung jawab. Sampai saat ini kami belum pernah menemuinya, dia tidak mau tau tentang masyarakat situ. Gara gara banjir petani petani gagal panen, dan juga peternak ikan mengalami rugi karena termakan ikannya pada hanyut dihantam banjir,” Ujar Topan dengan kesal.

Reporter       : Riandi
Editor            : Codet Carladiva