Inilah Pesan Setya Novanto di Kabupaten Karimun

Karimun, beritakarimun.com – Kedatangan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI), Setya Novanto ke Karimun, Sabtu (18/2), yang diawali dengan tujuan kunjungan kerja ke Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun, disambut dengan adat suku Melayu Kepulauan Riau khususnya adat Kabupaten Karimun di Kediaman Rumah Dinas Bupati.

Kedatangan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia ,Setya Novanto beserta istri Diesti Astriani Novanto ke Karimun, didampingi oleh Komisi V DPR RI Roemkono dan disambut langsung oleh Bupati Karimun Aunur Rafiq di bandara Hang Nadim Kota Batam.

Kedatangan orang nomor satu di DPR RI tersebut disambut dengan iringan beberapa boat pancung diperairan pelabuhan Karimun, dan kemudian diarak dengan kompang serta disambut dengan pencak silat di halaman kediaman rumah Dinas Bupati Karimun. Setiba di pelabuhan  tampak disambut oleh Gubernur Kepri Nurdin Basirun dan Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim.

Untuk mengawali acara, penyambutan tersebut disuguhkan sebuah tarian persembahan sekapur sirih yang dilanjutkan dengan tepuk tepung tawar dari Lembaga Adat Melayu (LMB) Kabupaten Karimun kepada Setya Novanto bersama istri.

“Dengan kehadiran saya, tentu saya mengucapkan terimakasih atas perhatian dan sambutan yang luar biasa. Sejak sampai di pelabuhan, keindahan tarian dan pencak silat yang disuguhkan ini memperlihatkan bahwa bangsa kita sangat kaya, dengan beragam adat istiadat kesenian dan bahasa, dan kekayaan itu harus kita rawat, kita jaga dan kita kembangkan agar dapat mengikuti gerak perubahan zaman, namun tanpa kehilangan identitas dan jatidirinya.” ungkap Setya Novanto dalam sambutannya di kediaman rumah Dinas Bupati.

Setya Novanto mengatakan, semenjak 30 tahun yang lalu, saat beliau pernah berkunjung ke Karimun, hingga saat ini sangat besar perubahan yang terlihat. Dulu tujuannya ke Karimun bertujuan untuk melakukan pembangunan untuk mendapatkan bukit granit yang saat ini sedang terhenti.

“Sekarang sudah mulai banyak perubahan, untuk adat melayu di Karimun kelihatan sama dengan malaysia, tapi bentuk adat istiadat kita, tidak boleh gerak perubahan ini lari dari jati diri kita. 30 tahun yang lalu, pada saat saya bersama mbak Titik Suharto, berkunjung ke Karimun yang masih Kecamatan, kami mau berusaha ingin membangun, ingin membangun disini dengan mendapatkan bukit granit atau bukit monos, yang saat ini kata Gubernur Kepri sedang terhenti, karena keadaan harga dari Singapura yang sedang dimainkan, saya berharap dalam hal ini Gubernur dapat melakukan gebrakan gebrakan tentunya.” ujar Ketua DPR RI.

Menurut Setnov, kesenian daerah dapat menjadi penunjang pertumbuhan ekonomi di suatu daerah yang dapat dimanfaatkan.

“Seperti yang kita lihat, di Era ekonomi sekarang ini, kesenian daerah adalah kekayaan yang patut untuk menjadikan aset untuk mengembangkan pariwisata supaya dapat mendongkrak pertumbuhan kemajuan ekonomi di suatu daerah, maka dari itu kesenian daerah harus tetap dijaga dan dijunjung tinggi” katanya.

Usai acara penyambutan, Ketua DPR RI yang juga sebagai Ketua Umum DPD Partai Golongan Karya (Golkar) itu disuguhkan makan siang dengan cara dihidang secara melayu yang diiringi dengan musik gazal, selain Setnov yang dikenal masyarakat Karimun tampak juga hadir bersama rombongan yakni Nurul Arifin artis indonesia, serta Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Kepri Anshar Ahmad.

Reporter       : Nichita Bella
Editor           : Codet Carladiva