Inilah Curhat Warga Durai Ke Bupati Karimun Saat Kunjungan Kerja

Karimun, beritakarimun.com – Seringnya para pelajar di Kecamatan Durai Kabupaten Karimun menggunakan sepeda motor dengan cara bonceng  tiga atau bahkan bonceng empat untuk bepergian kesekolah, membuat tokoh-tokoh masyarakat Kecamatan Durai cemas dan khawatir akan terjadinya kecelakaan.

Hal tersebut membuat sejumlah tokoh masyarakat mengadukan ke Bupati karimun Anur Rafiq dalam kunjungan kerja ke Kecamatan Durai sabtu siang (11/2).

Dalam pengaduannya masyarakat berharap penuh agar Pemerintah Kabupaten Karimun memberikan fasilitas bus sekolah guna untuk menghindari hal-hal berbahaya yang tidak diinginkan.

Salah seorang tokoh masyarakat Kecamatan Durai, Haji Sam, pada saat pertemuan kunjungan kerja Bupati Karimun di Aula Kantor Camat Durai, Sabtu (11/2) siang juga menyampaikan permintaan kepada Bupati Karimun agar adanya bus sekolah di Kecamatan Durai untuk para pelajar bepergian sekolah.

“Kami sangat berharap diberikan fasilitas bus sekolah dari pemerintah daerah, karena kami prihatin dengan pelajar-pelajar yang rumahnya jauh dari lokasi sekolah seperti pelajar yang tinggal di daerah Semembang, daerah Akad serta daerah Sanglar, apalagi jika hujan, para pelajar yang biasanya pergi dari rumah dengan menggunakan sepeda motor ke sekolah, sering kehujanan karena tidak ada angkutan umum.” ungkap Haji Sam dihadapan Bupati Karimun.

Menurut Haji Sam, selain itu juga dapat membahayakan keselamatan pelajar yang sering menggunakan sepeda motor ke sekolah dengan berboncengan hingga tiga bahkan sampai empat orang.

“Kalau kita lihat juga bahaya untuk para pelajar, mereka sering kita dapatkan berboncengan tiga bahkan sampai ada yang bonceng empat dalam satu motor, jika ada bus sekolah, paling tidak anak-anak pelajar kita bisa aman dan terjaga, dan saat hujan juga tidak kehujanan, saya berharap pemerintah dapat memberikan solusi.” ujar Haji Sam.

Sementara, Bupati Karimun Aunur Rafiq menjawab keluhan yang didapatkannya dari salah seorang pemuka masyarakat Kecamatan Durai yang membutuhkan fasilitas bus sekolah untuk transportasi khusus pelajar di Kecamatan Durai.

“Apa yang masyarakat sampaikan tentang pengadaan bus sekolah, kini sudah disurati oleh Camat Durai kepada Dinas Perhubungan, dari Dinas Perhubungan Kabupaten Karimun kemudian diajukan ke Provinsi, namun untuk pengadaan bus tersebut kita baru bisa terima pada tahun 2018 mendatang, jadi untuk mensiasati menjelang pengadaan yang akan diberikan pada tahun 2018 itu, kami akan memberikan bus sekolah yang ada di Karimun dulu, menjelang pengadaan bus baru nantinya.” ungkap Rafiq.

Rafiq juga mengatakan, pihaknya tidak akan tinggal diam dengan keluhan masyarakat terkait kurangnya fasilitas serta pembangunan yang ada di Kecamatan Durai.

Reporter : Nichita Bella
Editor     : Codet carladiva