Main Warnet di Jam Sekolah , Pelajar Diangkut Satpol PP Karimun

Karimun, beritakarimun.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Karimun kembali menjaring para pelajar yang berkeliaran di waktu jam sekolah.Patroli kali ini menjaring 14 pelajar dari 5 sekolah yang ada di Karimun, para pelajar yang terjaring didapati sedang bermain di warnet dan di kedai rokok.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Karimun, AKBP TA Rahman mengatakan, penertiban yang dilakukan adalah suatu pengawasan terhadap pelajar yang berada diluar perkarangan sekolah pada saat jam belajar.

“Kita mengawasi anak-anak yang main di luar sekolah saat jam belajar, kali ini kita dapati tidak hanya di warung internet, namun di tempat bermain game Playstation juga kita amankan.” ungkap Rahman.

Rahman juga mengatakan, pihaknya patroli ke beberapa titik yang diduga menjadi tempat tongkrongan para pelajar saat bolos sekolah, dimulai dari arah balai hingga ke arah meral.

“Kita juga petroli ke kedai-kedai rokok yang menjadi tempat tongkrongan pelajar saat jam belajar berlangsung, hari ini kita amankan sebanyak 14 pelajar yang berasal dari 5 sekolah di Kabupaten Karimun.

Rahman mengatakan, dari 14 pelajar yang berasal dari 5 sekolah tersebut, merupakan pelajar dari tingkat SMP dan SMA.

“Yang kita amankan berasal dari 5 sekolah, yang terbanyak dari SMP Negeri 3 Meral Karimun berjumlah 6 orang, dari SMK Yaspika 3 orang,  SMP Bina Bangsa 2 orang, SMP Negeri 2 Karimun 2 orang, dan MAN 1 orang yang secara keseluruhan merupakan pelajar putra.” katanya.

Para pelajar ini usah dijaring langsung dibawa ke Kantor Sat Pol PP Karimun guna mendapatkan pengarahan agar idak terulang kembali.

Dalam hal ini, pihak Sat Pol PP memberi teguran keras terhadap pengusaha atau pengelola wanet dan game playstation agar tidak memberikan ruang  bermain kepada para pelajar diwaktu jam sekolah.

“Kita juga mengimbau kepada setiap pemilik warnet atau game Playstation untuk jangan menerima pelajar disaat jam belajar, hal ini agar dapat membantu membangun pendidikan di Karimun agar semakin membaik.” tutup Rahman.

Reporter : Nichita Bella
Editor     : Codet Carladiva