Imigrasi Karimun Tahan 6 WNA Asal Bangladesh

Karimun, beritakarimun.com – Kantor Imigrasi Klas II Tanjung Balai Karimun, dikabarkan menahan enam orang warga negara asing (WNA) asal Bangladesh di Hotel Millenium Tanjung Balai Karimun, Selasa siang (31/1) .

Ditahannya enam WNA asal bangladesh tersebut terkait penyelundupan manusia (trafficking).

Hal tersebut dibenarkan Kepala Kantor Imigrasi Tanjung Balai Karimun Mas Arie Yuliansa saat ditemui di ruang kerjanya.

Menurut Ma Arie , WNA asal Bangladesh menggunakan Visa Kunjungan Wisata (VKW) dari Bandara Soetta, mereka terbang ke Jambi, kemudian masuk ke Batam hingga sampai ke Karimun.

“5 orang WNA asal Bangladesh tersebut dibawa oleh Umar (36 tahun) yang merupakan pria warga negara Bangladesh yang tinggal di Malaysia, Umar membawa 5 orang bersamanya. Sebenarnya jumlah WNA asal Bangladesh itu 11 orang, namun yang ditangkap di Karimun 6 orang. Sisanya, masih dalam pencarian. Kemungkinan masih berada di Batam. Kasus ini masih dalam penyelidikan. Saat ini, kami masih memeriksa Umar sebagai ketua rombongan mereka,” Ujar Mas Arie.

Mas Arie juga mengatakan WNA tersebut ditangkap di Hotel Millenium Tanjung Balai Karimun, Selasa siang (31/1). Melihat gelagat yang mencurigakan di Pelabuhan Domestik, intelijen Imigrasi Karimun terus membuntuti para WNA itu hingga ke hotel. Begitu sampai di kamar hotel, petugas langsung melakukan pemeriksaan.

“Sekarang Keenam WNA tersebut sudah berada di ruang detensi Imigrasi Karimun, pelaku trafficking tersebut terjerat dengan Pasal 120 Undang-undang no 06 tahun 2011 tentang Keimigrasian yang dengan sengaja membawa seseorang atau kelompok orang memasuki wilayah Indonesia baik menggunakan dokumen sah maupun palsu diancam dengan pidana minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara.”Ungkap Mas Arie.

Sementara Umar sebagai ketua rrombongan, mengaku tidak kenal dengan 5 WNA asal Bangladesh yang dibawanya itu. Dia mengaku datang ke Karimun sendirian dari Malaysia. Begitu sampai di Karimun, tiba-tiba dihubungi rekannya Amin, Amin meminta bantuannya untuk mencarikan hotel bagi kelima WNA tersebut.

“Saya sudah pernah ke Karimun sekitar 5 bulan lalu bersama istri saya, kali ini saya datang ke Karimun sendiri, teman saya bernama Amin menyuruh saya mencarikan penginapan untuk mereka (WNA.red), sebelumnya saya tidak kenal dengan ke lima orang itu.” Ujar Umar.

Reporter : Nichita Bella
Editor     : Codet Carladiva