Horee! Warga Desa Lubuk Kundur Segera Terima Sertifikat Tanah Gratis

sebarkan:

Karimun, beritakarimun – Sekitar 700 warga Kundur yang tidak memiliki surat tanah dasar seperti alashak akan diberikan sertifikat tanah oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Tanjung balai Karimun, yang akan diberikan dalam kegiatan Program Nasional Agraria (Prona).

Pelaksana Tugas (PLt) Kepala BPN Tanjung balai Karimun, Susilawati mengatakan, untuk memastikan bahwa kepemilikan yang sah atas sebidang tanah terhadap masyarakat yang memang tak memiliki surat menyurat disiasati dengan cara membuat surat pernyataan, dengan saksi adalah RT RW serta diketahui lurah setempat.

“Prona ini merupakan program dari pemerintah pusat dan kita diberikan jatah sebanyak 700 bidang tanah untuk diterbitkan sertifikatnya. Warga yang tak punya surat tanah pun bisa diterbitkan sertifikatnya sepanjang bisa diperkuat oleh RT RW dan lurah setempat,” Ujar Susilawati.

Jika dalam surat pernyataan yang dibuat ternyata ada pengakuan yang palsu atau tidak benar mengenai tanah yang dikeluarkan sertifikatnya, maka yang bersangkutan harus siap dituntut tanpa melibatkan instansi manapun. Pertanggungjawaban tersebut kata Susilawati guna menghindari lahan yang tumpang tindih.

“Tahap awal kita akan sosialisasi dulu kepada masyarakat yang mendapatakan program Prona ini, kebetulan warga di Desa Lubuk Kecamatan Kundur mendapatkan jatah ditahun 2017 ini. Kalau tahun lalu di Kecamatan Moro. Proses sertifikatnya dipastikan akan selesai sektiar akhir Mei, tapi itu baru sekitar 400 yang selesai. Sisanya menyusul, kan masih tahun berjalan,” katanya.

Untuk menetapkan satu daerah layak diberikan Prona katanya, melalui beberapa tahapan daerah yang dianggap prioritas. Setelah dilakukan seleksi dan dinyatakan layak maka akan ditetapkan sebagai tempat penerima Prona.

“Prona ini kan program untuk masyarakat yang memang tergolong sulit, termasuk sulit aksesnya. Sebenarnya kalau misalnya dari Kelurahan sendiri aktif datangi BPN untuk mengajukan Prona sangat bagus sekali. Tapi selama ini kan semua lurah tidak proaktif, padahal kegiatan ini rutin setiap tahunnya,” terangnya.

Bagi masyarakat yang belum mendapatakan Prona tidak perlu khawatir karena BPN berencana akan mengadopsi kegiatan dari pemerintah psuat itu menjadi Proda di Kabupaten Karimun, atau disebut dengan Program Daerah Agraria (Proda), yang metode dan hasilnya pun sama dengan Prona, yakni menerbitkan sertifikat lahan milik masyarakat di Kabupaten Karimun.

Reporter : Nichita Bella
Editor     : Codet Carladiva

Bagaimana Menurut Anda?

comments

Sebarkan: