Wakapolda Kepri: Polisi Karimun Terlibat Narkoba Akan di Pecat

Karimun, beritakarimun.com – Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Kepri Brigjen Pol Didi Haryono tidak akan memberikan ampun apabila anggota Polres Karimun kembali terlibat dalam penggunaan narkoba. Pernyataan itu disampaikan Wakapolda saat melakukan kunjungan kerja ke Mapolres Karimun, Rabu (11/1).

“Menurut laporan, pada tahun 2016 kemarin, sudah ada 5 anggota yang terlibat narkoba di Polres Karimun, semuanya langsung diberikan sanksi tegas berupa pemecatan. Saya tegaskan, tak ada ampun untuk kasus narkoba,” ungkap Didi

Menurut Wakapolda, Karimun termasuk darurat narkoba, narkoba masuk secara masif dari luar ke Karimun. Untuk menanggulangi maraknya peredaran narkoba di Karimun, perlu penanganan serius dari seluruh pihak.  Kontribusi dari masyarakat juga kita butuhkan dalam menanggulangi penanganan masuknya narkoba dengan membangun zona-zona penanggulangan.

“Narkoba itu masuk ke Karimun melalui berbagai pintu masuk, khususnya di wilayah pelabuhan-pelabuhan tak resmi. Apalagi, Karimun ini berada di wilayah perbatasan negara luar. Makanya, perlu dibangun zona-zona penanggulangan peredaran narkoba yang akan merusak generasi bangsa Indonesia,” tuturnya.

Adapun agenda kunjungan Wakapolda ke Polres Karimun, yaitu memberikan motivasi kepada seluruh personil di Polres Karimun untuk senantiasa menjalankan tugas dalam menjaga keamanan, ketertiban masyarakat Karimun agar tetap kondusif. Kemudian, terkait Indeks Tata Kelola (ITK) dan meniadakan gangguan Kamtibmas di Karimun.

“Indeks Tata Kelola penilaian kinerja anggota Polri, khususnya di Polres Karimun terkait dukungan anggaran yang diberikan negara kepada Polres Karimun. Apalagi, mulai 2017, Polres Karimun akan menjadi Polres di perbatasan dan perairan di Indonesia. Kapolri sudah memberikan kriteria yang akan masuk dalam ITK terhadap Polres Perbatasan dan Perairan,” ujar Didi. (Nichita Bella)