DJBC Kepri Kembali Menangkap Kapal Penyeludupan Barang Campur

Karimun, beritakarimun.com – Petugas Patroli Laut Kanwil DJBC Khusus Kepri, berhasil menegah Kapal Motor Camar Permai, yang memuat ribuan karton Susu Milo, ribuan kotak roti, ratusan drum, ratusan perlengkapan sepeda motor, dan dua karung besar pelampung jaring, yang diselundupkan dari Port Klang Malaysia, dengan tujuan TanjungBalai Asahan, belum lama ini (29/12).

Kepala Bidang Penindakan Sarana dan Operasi Kanwil DJBC Khusus Kepri, Raden Evy Suhartantyo mengatakan, kejadian tersebut terjadi di sekitar Perairan Tanjung Siapi-Api.

“Pada hari kamis (29/12), sekira pukul 23.00 WIB, di sekitar Perairan Tanjung Siapi_Api, dengan koordinator 03-05-27 U/ 100-05-48 T, kapal Patroli BC 30004 melakukan pencegahan terhadap KM. Camar Permai dengan muatan barang-barang campuran dari Port Klang Malaysia tujuan Tanjung Balai Asahan, tanpa dilengkapi dokumen pelindung yang sah.” Ujar Evy.

Evy mengatakan, saat penegahan di atas  kapal tersebut terdapat 1 nahkoda dan 14 ABK yang ikut dalam aksi penyelundup barang campuran itu.

“Pada saat tim patroli melakukan pemeriksaan, di atas kapal terdapat nahkoda yang berinisial YS (47 tahun) bersama anak buah kapal nya sebanyak 14 orang, modus operandi yang dilakukan merupakan awak sarana pengangkut yang mengangkut barang impor yang melebihi haknya, sehingga berpotensi adanya barang impor yang dibongkar lebih banyak.” jelas Evy.

Menurut Evy, barang campuran yang berada di atas kapal berupa 1000 karton Susu Milo, 1000 kotak roti, 150 drum kosong, 100 velg bekas, 200 ban bekas, dan 2 karung besar yang berisi pelampung jaring.

“Guna pemeriksaan lebih lanjut, kapal, muatan, beserta ABK direger menuju Kantor Wilayah DJBC Khusus Kepri, dan langsung di tangani oleh Bidang Penyidikan dan Barang Hasil Penindakan Kanwil DJBC Khusus Kepri untuk penyelidikan lebih lanjut.” tutup Evy.

Untuk perkiraan nilai barang, sekitar Rp. 2.025.000.000,-. Perkiraan kerugian Negara sekitar Rp. 592.312.000,- . Serta merugikan industri pasar lokal dalam negeri. (Nichita Bella)