Akibat Geber Motor, Dua Kampung Nyaris Bentrok

Karimun, beritakarimun.com – Akibat geber motor pada malam puncak pergantian tahun 2017, sabtu (01/01) sekitar pukul 00.00 WIB, telah terjadi tawuran antar warga Sungai Ayam dengan warga Kampung Flores Kampung Baru Tebing hingga menimbulkan korban luka akibat terkena pukulan, di Jl. M.T. Haryono Kelurahan Sei Ayam Kecamatan Tebing Kabupaten Karimun.

Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh beritakarimun.com, 6 pemuda sei ayam,di bengkel sepeda motor Hafis yang sedang duduk menanti pergantian tahun, melihat dua orang pemuda kampung flores mengendarai Sepeda Motor Yamaha Vega berknalpot blong sambil menggeber motornya masing – masing, hingga mengeluarkan suara bising yang dapat menyakitkan telinga, sehingga membuat seorang enam pemuda berteriak menegur dua pemuda yang menggeber-geber motor tersebut.

“Setelah mendengar teriakan itu, dua pemuda kampung flores tersebut berbalik arah. Sesampai di depan bengkel mereka terlibat cek-cok mulut. Namun dua pesepeda motor itu meninggalkan bengkel dan kembali setengah jamĀ  kemudian, dengan mengajak delapan orang kerabatnya yang membawa senjata berupa kayu dan besi.” ungkap Rino, saksi mata.

Baca Juga: Akibat Geber Motor, Pria Telaga Riau di Bacok

Setelah adu mulut, sebuah bentrokan terjadi dan mengakibatkan seorang pemuda bernama Yosman mengalami luka robek di bagian mata kiri dan terpaksa dilarikan ke RSUD Muhammad Sani untuk mendapatkan pertolongan medis.

Kapolsek Tebing, AKP Andi Amir Wahyudi saat dikonfirmasi via telfon, membenarkan kejadian tersebut, ia mengatakan kejadian tersebut terjadi akibat kesalah pahaman antara kedua suku tersebut.

“Kejadiannya berawal dari geber-geber motor, namun setelah diselidiki ternyata ada kesalah pahaman yang terjadi sehingga membuat bentrokan diantara mereka, namun permasalahan ini akan diselesaikan dan dimediasi secara kekeluargaan oleh pihak Polres Karimun.” ungkap Andi.

Menurut pantauan beritakarimun.com, permasalahan kedua kelompok warga yang daerah tempat tinggalnya berdekatan itu berakhir damai, mereka saling memaafkan dan membuat surat perjanjian diantara mereka, dan pihak pelaku juga bersedia menanggung biaya pengobatan korban. (Nic)

 

https://www.facebook.com/nyimasnovi.ujiani