Pihak BNI Bertanggung Jawab Atas Insiden Hilangnya Uang Nasabah

Karimun, beritakarimun.com – Transaksi yang tidak normal melalui rekening BNI, yang disebut Card Skimming sehingga membuat nasabah Karimun kehilangan Uang hingga 400 juta rupiah, membuat pihak BNI harus bertanggung jawab untuk menghilangkan kekhawatiran nasabah dengan memastikan uang nasabah akan kembali paling lama 70 hari.

Pimpinan PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang TanjungBalai Karimun, Joko Teguh Sembodo mengatakan, sudah 70 nasabah yang menjadi korban dalam pembobolan uang di rekening nasabah Karimun yang diketahui ditransaksi melalui mesin ATM yang ada di Kuala Lumpur, Malaysia, sejak 3 desember 2016 lalu.

“Berawal dari tanggal 3 desember 2016, nasabah banyak yang terkejut karena mendapati jumlah dana di rekeningnya berkurang, yang diketahui dari informasi penarikan tunai yang tidak mereka lakukan melalui SMS Banking. Sejak tanggal 3 hingga 5 desember, dapat diketahui sebanyak 70 nasabah yang sudah melapor karena menjadi korban pembobolan, dan setelah dihitung, untuk nasabah Karimun saja, sudah mencapai 400 juta rupiah yang raib akibat dibobol.” Ungkap Joko.

Baca Juga : Pembobolan Nasabah Bank BNI Dari Negara Malaysia

Joko mengatakan, pihaknya akan bertanggung jawab atas raibnya uang nasabah yang hilang akibat card skimming, pihaknya telah berupaya untuk melakukan tindakan pengamanan kepada rekening nasabah yang menjadi korban, dengan melakukan Blocking Kartu Debit sehingga oknum pelaku tidak dapat melakukan aksinya.

“Kami telah melakukan kebijakan, standar pertama kartu ATM diganti, kalau nasabah datang melapor kartu ATM akan segera diblokir, kemudian terhadap transaksi kita teliti, kita akan ganti sampai biaya-biaya transaksinya luar negri, biaya perbedaan kursnya, hingga biaya ATM nya, kami akan mendahulukan nasabah yang langsung melapor ke kantor kami, dalam hal ini, apapun yang terjadi kami tentunya sudah siap menghadapinya.” Ujar Joko.(Nichita Bella)