Pembobolan Nasabah Bank BNI Dari Negara Malaysia

Karimun, beritakarimun.com – Pimpinan BNI Cabang Tanjung Balai Karimun, Joko Teguh Sembodo mengatakan, Setelah diidentifikasi, Hilangnya uang nasabah di ATM BNI secara ilegal ternyata adanya penarikan dana tunai oleh oknum misterius dari Mesin ATM di Malaysia.

“Setelah kami selidiki, ada oknum yang tidak bertanggung jawab yang melakukan penarikan dana tunai secara ilegal, dan diketahui penarikan tersebut dilakukan di Negara Malaysia.” Ujar Joko saat ditemui di ruang kerjanya, selasa (06/12)pagi.

Joko mengatakan, kejadian pencurian ini tidak hanya terjadi di Karimun, tetapi juga di tiga kota lain yang ada di Indonesia. Dari keempat daerah yang menjadi korban, bisa dikatakan bahwa pembobolan tersebut berasal dari tempat yang sama.

Baca Juga : Nasabah BNI Karimun Terkejut Uang di Rekening Hilang

“Setelah kami selidiki, kejadian ini tidak hanya terjadi di Karimun, tapi di Pontianak, Medan, dan Bali juga terdata ada kejadian yang sama, bahkan dari sumber kejahatan juga sepertinya sama.” Ungkap Joko.

Joko menjelaskan, kejadian tersebut mulai sejak sabtu (03/12), dengan demikian pihaknya menyimpulkan kasus yang disebut Cyber Crime yaitu Card Skimming yang merupakan tindakan pencurian  Informasi kartu debit ini bukan dilakukan oleh Staf BNI.

“Kejadiannya dimulai sejak tanggal 3 desember hingga 5 desember 2016, ini adalah tindakan pencurian informasi kartu debit dengan cara menyalin informasi yang terdapat pada strip magnetik kartu secara ilegal”. Kata Joko.

Joko juga menjelaskan modus operandi yang dilakukan oknum misterius yang hingga saat ini belum dapat diketahui siapa pelakunya.

“Penarikan tunai secara ilegal ini didahului oleh proses pengambilan data nasabah secara ilegal sejak bulan Agustus 2016 dengan memasang perangkat elektronik kecil (skimmer) di ATM dan pelaku juga menggunakan kamera tersembunyi untuk mengkonfirmasi nomor PIN yang digunakan korban.” Jelas Joko.

Untuk pelaku yang melakukan tindak kejahatan ini, diduga lebih dari satu orang, dalam hal ini pihak Bank BNI pusat sudah bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk menuntaskan masalah tersebut.(Nichita Bella)