Bupati Karimun Minta Pasar Tanjung Batu di Rehab

sebarkan:

Kundur, beritakarimun.com – Pasar tradisional Tanjung Batu di Kecamatan Kundur saat ini sudah tidak layak digunakan. Karena dimakan usia yang diperkirakan telah 30 tahun tak pernah tersentuh pembangunan, sehingga kondisi bangunan mulai keropos namun masih tetap dipakai untuk aktifitas jual beli. Sehingga dinilai secepatnya direhab total.

Camat Kundur, Sukari mengatakan, kondisi Pasar Tradisional Tanjung Batu yang semakin memprihatinkan telah ditinjau langsung oleh Bupati Karimun Aunur Rafiq beberapa pekan lalu. Yang menyatakan harus secepatnya direhab total.

“Pasar itu sepengetahuan saya sekitar 20 sampai 30 thaun belum pernah dilakukan pembangunan lagi. Sehingga saya diperintahkan oleh Bupati untuk merelokasi sementara pegadang ke lokasi atau lahan milik masyarakat, area yang pasar sementara direncanakan di tikungan Jalan RA Kartini sekitar BRI. Sistimnya mungkin nanti sewa lahan warga disitu, sambil menunggu proses rehab totoal pasar selesai dikerjakan,” kata Sukari, Rabu (23/11).

Anggaran pembangunannya menurut Sukari bersumber dari APBN dan rencana pengerjaan akan dimulai awal tahun 2017 mendatang. Dengan konsep pasar modern berlantai dua. Lanatai dasar untuk dagangan basar seperti ikan, ayam dan daging dan lantai dua untuk dagangan kering seperti sayuran, buah-buahan dan lain sebagainya.

Namun Sukari belum mengetahui persis berapa besaran anggaran yang dibutuhkan untuk rehab total pasar tersebut.

“Pembangunannya tetap di lokasi Pasar Tradisional Tanjung Batu berdiri dengan perencanaan dua lantai. Rencananya juga akan sejalan dengan pengembangan pasar jajanan atau oleh-oleh Tanjung Batu, yang ditempatkan persis belakang panggung Balai Pemuda Tanjung Batu. Posisinya sangat dekat dengan Pelabuhan Syahbandar atau sekitar 40 meter, sehingga penumpang yang akan berangkat akan menyempatkan diri mencari oleh-oleh,” terang Sukari.(Acok)