Kanwil BC Kepri Senang, Polisi Ungkap Kasus Minyak Mentah

Karimun, beritakarimun.com – Kapal mini tangker MT NONA TANG II yang meledak lima hari lalu di dermaga Pelabuhan Pantai Stress, Kecamatan Batuampar Kota Batam ternyata adalah kapal yang digunakan untuk mencuri minyak mentah sitaan Kejaksaan Karimun, yang hilang beberapa waktu lalu.

Kapolres Karimun AKBP Armaini mengatakan, terkait kasus hilangnya barang bukti berupa ribuan minyak mentah sudah mendapat titik terang siapa pelaku pencurian tersebut.

Baca Juga : Kapal Tangker Meledak di Perairan Batam, 1 Orang Tewas dan 2 Kritis

“Sebelum peristiwa meledaknya kapal MT NONA TANG di batam, tim penyeidik kami sudah mendapatkan informasi terkait terlibatnya kapal tersebut dengan hilangnya minyak mentah selundupan sebagai barang bukti sitaan yang sudah diserahkan ke Kejaksaan Negeri Tanjung balai Karimun beberapa waktu lalu.” Ungkap Armaini.

“Saat ini sembilan tersangka sudah kita tahan. Satu nahkoda dan tujuh ABK kapal Nona Tang II serta satu orang lagi yang ditangkap di darat memiliki peran dalam pencurian ini. Tapi saat ini saya belum bisa menjelaskan secara rinci keterkaitannya, yang terungkap baru pelaksana lapangan, sedangkan otak perencanaan masih dicari,” Ujar Armaini.

Kakanwil DJBC Khusus Kepri, Parjiya saat dikonfirmasi via telfon mengatakan, dirinya sangat merasa senang dengan terungkapnya kasus tersebut.

“Saya merasa senang karena tertangkapnya tersangka yang mencuri barang bukti berupa minyak mentah tersebut,” kata Parjiya, Senin sore (21/11).

” Tapi baru 60 persen, karena otak pelakunya belum diketahui, saya akan merasa lebih senang lagi kalau otak pelakunya segera bisa di ketahui, saya berharap kasus ini bisa cepat terungkap sepenuhnya.” Tutup Parjiya.(Nichita Bella)