Organda Dukung Kejaksaan Usut Dana Parkir

Karimun, berita Karimun.com – Organisasi Angkutan Darat (Organda) dukung Kejaksaan Negeri Tanjungbalai Karimun (Kejari) usut pengelolaan dana parkir yang diduga tidak sesuai masuk ke kas daerah.

Ketua Organda Karimun, Amirullah, melalui via telfon mengatakan, pihaknya sangat mendukung langkah berani Kejari Karimun yang mengusut dugaan penyelewengan dana parkir di Karimun. Walaupun Kejari masih mengumpulkan bahan dan keterangan dalam persoalan itu. Namun, menurutnya upaya itu patut diberikan jempol dan apresiasi,”ungkap Amirullah.

“Kecilnya retribusi parkir yang masuk ke kas daerah memunculkan adanya indikasi dugaan korupsi yang tentu saja dilakukan oleh berbagai pihak yang ikut terlibat dalam pengelolaan parkir. Untuk itulah, sudah sepantasnya penyidik di Kejari menelusuri kemana saja aliran uang parkir itu mengendap selama ini.” Ujar Amirullah.

“Takkan mungkin setoran uang parkir hanya Rp130 juta per tahun. Itu sangat tidak masuk akal, jika dilihat antara perbandingan jumlah kendaraan di Karimun. Saya menduga adanya praktik kotor yang sudah dijalani bertahun-tahun oleh pengelola parkir dengan Dinas Perhubungan,” cetusnya.

Baca juga : Kejaksaan Curiga Rendahnya Retribusi Uang Parkir

Amirullah menyebut, setiap jengkal jalan umum di Karimun sudah dipakai sebagai lahan parkir. Bahkan, saking dimonopolinya jalan untuk lahan parkir, sampai-sampai ruang untuk naik turunnya penumpang angkot di Karimun sudah tidak ada lagi. Penumpang menjadi sulit ketika harus turun angkot karena banyaknya kendaraan yang memenuhi pinggir jalan.

Amirullah juga mengatakan, pembangunan jalan jalan berasal dari pajak yang sumber dananya jelas berasal dari rakyat. Namun, jalan yang dibangun itu hanya untuk keuntungan pribadi atau kelompok tertentu melalui ‘bisnis’ perparkiran. Sudah saatnya, aparat penegak hukum mengusut kasus itu dengan memanggil pihak-pihak yang dirasa bertanggung jawab. (Nichita Bella)