Misteri Hilangnya Minyak Mentah Sitaan Bea dan Cukai

sebarkan:

Karimun, berita Karimun.com –¬† Hilangnya minyak mentah selundupan sitaan negara dari Kapal Tanker MT Tabonganen 19 GT 757, yang ditegah DJBC Khusus Kepri maret lalu dan telah dilimpahkan ke kejaksaan karimun, kini menjadi misteri. Kasus tersebut masih terus diselidiki oleh aparat kepolisian.

Kapolres Karimun, AKBP Armaini saat ditemui berita karimun mengatakan, pihaknya telah menerima laporan dari Kejaksaan Negeri Tanjung balai Karimun pada Senin (14/11) malam, dan telah memanggil beberapa orang saksi yang diduga berkaitan dengan minyak mentah sitaan tersebut.

“Kita sudah terima laporan dari kejaksaan. Bahwa minyak yang jadi barang bukti hasil tangkapan bea cukai telah hilang dan diduga dicuri. Beberapa orang sudah kita lakukan pemeriksaan,” ungkap Armaini.

Baca juga : Minyak Mentah Tangkapan Bea Cukai Kepri Hilang.

“Berapa yang hilang serta sisa minyak yang terindikasi bercampur dengan air akan kita lakukan pengukuran lanjutan. Kasus ini masih terlalu prematur, belum ada arah orang yang melakukannya. Kelanjutannya nanti kita sampaikan, Dan mengenai penitipan dan perawatan barang bukti itu antara jaksa dan BC, Kami hanya fokus ke arah pencurian dan melakukan upaya pegungkapan,” ujar Armaini.

Kepala Kanwil DJBC Khusus Kepri, Parjiya berharap kepada semua pihak untuk tidak menjadi provokator, sehingga keadaan tetap kondusif.

“Saya berharap kita dapat selalu menyejukkan, jangan sampai diprovokasi, suasana malah lebih panas, masyarakatnya malah tidak kondusif, ini yang harus kita jaga bersama, sepanjang itu belum ada bukti yang kuat, sebaiknya jangan disebut sebut, nanti nggak nyaman. Biarlah teman teman kepolisian yang membantu mengungkapkan masalah ini.” Ujar Parjiya. (Nichita Bella)