Minyak Mentah Tangkapan Bea Cukai Kepri Hilang

Karimun, beritakarimun.com – Minyak mentah selundupan sitaan negara dari Kapal Tanker MT Tabonganen 19 GT 757, yang ditegah DJBC Khusus Kepri maret lalu dan telah  dilimpahkan ke kejaksaan karimun hilang.

Kepala Kantor Wilayah DJBC Khusus Kepri, Parjiya, selasa (15/11) siang, membenarkan kabar terkait hilangnya barang bukti minyak mentah dari Kapal Tangker MT Tabonganen 19 GT 757, yang statusnya sudah menjadi barang sitaan pihak kejaksaan negeri Tanjung Balai Karimun karena sudah disidangkan dan P21.

“Kita sudah berkomunikasi dengan Kejaksaan dan melakukan pemeriksaan ke lapangan. Benar, lubang yang digunakan untuk mengisi atau membongkar segel yang dipasang pihak kejaksaan sudah rusak, sehingga kuat dugaan memang sudah dilakukan pencurian,” ungkap  Parjiya.

“hilangnya barang bukti tersebut bukan tanggung jawab kami sepenuhnya, karena barang bukti dan tersangka sudah diserahterimakan kepada pihak kejaksaan, karena pihak Kejaksaan tidak memiliki tempat berlabuh, maka akhirnya kapal dan muatannya dititipkan di DJBC Kepri.” Ujar Parjiya.

Parjiya juga menjelaskan, hilangnya barang bukti tersebut bukan tanggung jawab sepenuhnya pada DJBC Kepri. Karena, barang bukti dan tersangka sudah diserahterimakan kepada pihak kejaksaan.

“Karena ini sudah diserah terimakan, maka tanggung jawab tidak serta merta sepenuhnya menjadi tanggung jawab kami, Karena  tanggung jawab hukum pada tersangka dan barang bukti sudah beralih ke teman-teman Kejaksaan, namun di dalam kondisi seperti ini, kami telah sepakat untuk tidak saling menyalahkan, namun harus saling menguatkan.” Tegas Parjiya.

“Biarlah teman- teman penyidik yang fokus untuk mencari siapa dalang tindak pidana umum ini,” tutup Parjiya.(Nichita Bella)