Bupati Minta Proyek Provinsi di Karimun Segera di Serah Terima

Karimun, Beritakarimun.com – Bupati Karimun Aunur Rafiq telah menyurati Pemprov Kepri terkait dua proyek Provinsi yang dilaksanakan di Kabupaten Karimun, tepatnya di Kecamatan Kundur sampai saat ini tak kunjung difungsikan.

“Kita sudah mintakan kepada Gubernur langsung agar dua proyek yang dibangun oleh Pemerintah Provinsi di Kundur itu segera diserahkan. Mereka beralasan anggaran di Pemprov sendiri tengah defisit, sehingga belum dapat dilakukan serah terima karena masih ada yang perlu dilengkapi,” ungkap Rafiq, belum lama ini.

Dalam penjelasan Aunur Rafiq, pemda karimun meminta agar kedua proyek yang dimaksud dalam hal ini Rumah Sakit Tanjung batu dan ruang tunggu terminal Pelabuhan Tanjung batu agar dapat dilengkapi. Seperti rumah sakit hanya gedungnya saja tanpa ada peralatan apapun. Tentunya untuk mengoperasikan gedung fasilitas kesehatan itu perlu kelengkapan alat sebagai penunjang.

Rafiq juga menjelaskan masyarakat sudah sangat menantikan fasilitas yang ada agar dapat segera difungsikan untuk kepentingan umum. Beberapa kelengkapan yang memang sangat dibutuhkan tapi belum terealisasi seperti alat-alat medis, peralatan ruang rawat inap, tempat tidur dan banyak lagi.

“Kalau pun mau kita lengkapi tapi tetap saja belum bisa karena belum diserahterimakan. Makanya ini kita mintakan agar segera dilakukan dan diminta dilengkapi,” terangnya.

Rafiq juga menghimbau kepada masyarakat Kundur agara bersabar, karena dua fasilitas yang dibangun sampai saat ini masih merupakan aset milik Provinsi Kepri yang belum diserahterimakan. Dalam kesempatan itu Rafiq juga tidak bisa memastikan kapan realisasinya. Namun dia berharap agar secepat mungkin Pemprov Kepri segera menindaklanjuti.

Ditempat yang terpisah anggota DPRD Kabupaten Karimun, Rasno mendesak pemerintah Provinsi Kepri agar segera melakukan serah terima terminal Pelabuhan Tanjungbatu, sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berpergian.

Politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini menilai, proyek terminal pelabuhan Syahbandara Tanjung batu yang dianggarkan dari Dinas Perhubungan Provinsi Kepri itu telah lama selesai atau sektiar tiga tahun silam, bersamaan dengan proyek rumah sakit Tanjunbatu disamping Puskesmas Tanjungbatu, yang juga telah bertahun-tahun selesai, namun tak kunjung dioperasikan.

“Ini untuk kebutuhan hajat hidup orang banyak, kenapa tidak juga difungsikan. Kita lihat terminal penumpang di Pelabuhan Syahbandar Tanjung batu itu berdiri megah. Tapi sayang hanya sebagai pajangan. Kalau arus mudik dan arus balik para penumpang terpaksa berdesak desakan, padahal terminal sudah jadi tapi masih juga pakai tenda dan gedung itu tidak juga dipakai. Begitupun Rumah Sakit, entah kapan bisa dirasakan masyarakat Kundur,” ujar Rasno.

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Karimun ini juga mendesak agar Pemprov Kepri segera memberikan penjelasan kepada masyarakat kundur, kenapa banyak proyek yang dikerjakan di Kundur tapi tak juga difungsikan. padahal pengerjaannya telah rampung.(Acok)