Kehadiran Syiekh Ali Jaber Memukau Ribuan Rakyat karimun

sebarkan:

Karimun, beritakarimun.com – Syiekh Ali Jaber, dai kondang dari Jakarta memukau para jamaah yang hadir dalam acara tabligh akbar yang digelar Pemerintah Kanupaten Karimun di Coastal Area, Selasa malam (18/10).

Lokasi panggung rakyat yang dirancang dengan kapasitas sekitar 10.000 orang tampak tidak muat, para jamaah yang hadir reda berdesakan dari ujung lapangan hall A sampai ujung lapangan hall B.

Kerumunan jamaah semakin terlihat ketika Syiekh Ali Jaber selesai menyampaikan ceramah agama dan langsung turun ke podium menyalami Bupati Karimun Aunur Rafiq. Ketika akan beranjak dari lokasi tabligh akbar, warga pun berdesakan hanya untuk menyalami da’i kondang tersebut.

Masyarakat yang tidak bisa menerobos kerumunan langsung mencegat Syiekh Ali Jaber didepan pintu Bus Pemkab Karimun untuk sekedar bersalaman dan foto bareng. Sampai-sampai bus yang dikendari bersama para FKPD itu tak dapat bergerak karena dihadang jamaah yang tak dapat kesempatan salaman dan foto bersama.

“Sayang sekali tidak dapat salaman dan foto bareng dengan Syiekh Ali Jaber. Rasanya ingin mengejar rombongan bis Pemkab ini ke rumah dinas Bupati. Tapi pasti disana dicegat Satpol PP. Sangat susah bertemu dengan orang sholeh seperti dia, makanya bela-belain ingin menyalaminya, tapi gagal,” ungkap Wati seraya masih menatap bis pemkab yang telah berlalu dari hadapannya.

Dalam ceramah yang berdurasi 45 menit itu, Syiekh Ali Jaber menitik beratkan kepada beberapa poin. Pertama jangan tinggalkan sholat lima waktu dalam keadaan apapun, laksanakan sholat malam, gemar bertaubat karena Allah maha pengampun, selalu baca Al-Qur’an atau dengarkan bacaan Al-Qur’an, serta berdzikir kepada Allah.

Sementara Bupati Karimun Aunur Rafiq mengatakan, tabligh akbar yang digelar Pemkab Karimun adalah dalam rangka HUT ke 17 Pemkab Karimun disejalankan dengan tahun baru Islam 1438 Hijriyah.

“Harapan kita dengan usai ke 17 Kabupaten Karimun ini semakin baik lagi dan kita mampu keluar dari segala masalah termasuk defisit ini,” tutur Rafiq.(Acok)