Soal Pengerukan Bukit di Kundur, Lurah Gading Sari Buang Badan

sebarkan:

Karimun, beritakarimun.com – Pengerukan tanah di Kelurahan Gading Sari Kecamatan Kundur, Karimun Kepulauan Riau, sepertinya diperbolehkan untuk sesiapa saja yang membutuhkan baik untuk pemakaian pribadi maupun tujuan komersil, walau tidak mengantongi izin dari pemerintah setempat.

Hal tersebut tampak di kawasan tanah berbukit Kelurahan Gading Sari Kecamatan Kundur, kabupaten Karimun.

Tiga excavator di 4 titik lokasi berbeda sedang melakukan pengerukan di bukit Gading, Kelurahan Gading Sari Kundur.Tidak tanggung-tanggung excavator yang disiapkan langsung mennghancurkan bukit-bukit yang ada di kawasan tersebut.

Ironinya, tidak sedikit Bukit icon kecamatan kundur juga ikut dihancurkan demi keuntungan perusahaan ternama di karimun.Pengerukan tanah tersebut diketahui diperjual-belikan ke beberapa pengusaha. Menurut informasi yang didapat, tanah dijual untuk keperluan perluasan usaha ke beberapa pabrik di pinggir laut Sengko, Kundur.

Lurah Gading Sari, Persyada, saat ditemui beritakarimun.com mengatakan pengurukan dan penjualan tanah sudah sepenuhnya diserahkan kepada RW dan RT 1 Kelurahan Gading Sari.

“Masalah tanah uruk sudah sepenuhnya saya serahkan kepada RW dan RT 1. Saya tidak tahu, silakan ketemu sama RW pak Fi’I, dan RT 1 Baharudin”. Ujar Persyada.

Informasi dilapangan, kepengurusan penjualan tanah timbun ini dilakukan oleh salah satu oknum dari dinas Perhubungan Karimun.

Mahdi, salah satu Warga Kelurahan Gading Sari Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun mengatakan pengerukan tanah tersebut bikin susah masyarakat setempat pasalnya tanah yang dibawa pakai truk beratuhan dijalan hingga membuat pengguna jalan terganggu, disamping itu debu juga memasuki rumah waga.(red)

Bagaimana Menurut Anda?

comments

Sebarkan: