Setelah Bebas Penjara, Dena di Tugaskan Sekda Karimun di Kelurahan

Karimun, beritakarimun.com – Sikap tegas pemerintah Kabupaten Karimun terkait tenaga honorer yang tersandung persoalan hukum diberi sangsi terberat yakni tidak diperpanjang kontraknya alias di berhentikan secara tidak hormat disambut baik oleh publik atau masyarakat karimun.

Ketegasan tersebut diketahui sebagai efek jera bagi para honorer agar tidak bermain-main dengan persoalan hukum.

Namun ketegasan pemkab karimun tersebut tidak berlaku kepada Dena Fitrisa, sang honorer kontrak.

Masih ingatkah publik dengan Dena Fitrisa tenaga honor kontrak yang pernah tersandung dan sempat dipenjara selama 10 bulan kurungan atas kasus penipuan yang merugikan salah seorang warga pamak karimun hingga puluhan juta rupiah.

Kini Dena telah bebas dari hukuman penjara, Usai keluar dari penjara Agustus 2016, Dena Fitrisa kini kembali dibicarakan publik.

Kali ini bukan soal kasus penipuan namun melainkan soal kedinasannya.Publik dikejutkan, ia mendapati  nota dinas atau perintah dinas dari sekda kabupaten karimun, TS Arif Fadillah, yakni bertugas di Kantor Lurah Teluk Uma Kecamatan Tebing Kabupaten Karimun.

Hal tersebut sontak membuat masyarakat karimun kurang percaya dan sedikit menaruh kecurigaan terhadap pemerintah.

Ada apa dan kenapa perempuan kelahiran kerinci 1980 lalu itu dipertahankan dari lingkungan pemda?siapa bekingnya?dan apa peran pentingnya di pemda karimun sehingga ia seakan ditakuti oleh para peabat di karimun?padahal diketahui bahwa ia adalah honorer bukan pegawai di pemerintahan kabupaten karimun.

Sebut saja, Kasatpol pp Kabupaten Karimun, Jepriden, yang tak lain mantan bosnya, awal 2013 lalu saat diminta keterangan pewarta karimun soal Dena, Jepriden tidak berani untuk memberikan komentar terkait kasusnya, orang nomor satu di satpoll pp tersebut seperti ketakutan terhadap mantan anak buahnya itu.

Sekda Karimun TS Arif Fadillah saat ditemui pewarta karimun mengaku dalam persoalan dena tersebut bisa jadi dalam tahun berjalan gajinya sudah dianggarkan, sehingga masih ditugaskan.selain itu ia menuding bahwa kebijakan tersebut ditangan bupati karimun.

“Sebentar lagi kan akhir tahun dan nanti pada November semua honorer akan diberikan SK baru, nah itu nanti tergantung pimpinan lagi mempelajarinya apakah dia masih dipakai atau tidak,” ucap Arif, belum lama ini (22/9).

Didalam perjalanan nantinya lanjut Arif, akan ada laporan dari masing-masing kepala SKPD atau pimpinan yang bersangkutan untuk menjelaskan apakah si A atau B layak diperpanjang atau tidak kontraknya.

“Karena yang tahu persis itu pasti dari SKPD bersangkutan sebagai bos atau pimpinannya. Kalau kita kan mana tercover semua staf kan sampai ribuan jumlahnya. Karena berkaitan dengan anggaran yang mungkin sudah dianggarkan, terus mungkin ada hal-hal yang diperhatikan, gajinya sudah ada jadi itu dipikrikan,” jelasnya.(red)

2 thoughts on “Setelah Bebas Penjara, Dena di Tugaskan Sekda Karimun di Kelurahan

  • October 3, 2016 at 10:21
    Permalink

    Enak betol dia ini? Tolong diusut terus

    Reply
  • October 3, 2016 at 14:58
    Permalink

    MUNGKIN PAK SEKDA SEDANG LELAH WKWKWKWKWKWKWKWK..

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published.