Hari Ini FSPMI Minta Pemerintah Hapus UU Tax Amnesty

Karimun, beritakarimun.com – Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) berencana menggelar aksi demonstrasi ke Kantor DPRD Kabupaten Karimun, hari ini, Kamis (29/9). Dengan tuntutan yang akan disampaikan adalah menyegerakan pembahasan dan pengesahan ranperda ketenagakerjaan.

Ketua Umum FSPMI Kabupaten Karimun, Muhammad Fajar mengatakan, massa yang tergabung dalam aksi demonstrasi yang akan digelar hari ini rencananya akan langsung membawa draf yang sudah disusun oleh para pekerja, sehingga ketika anggota DPRD malas melakukan pembahasan serta penyusunan, maka sudah ada bahan yang disiapkan oleh para pekerja.

“Kami akan bawa draf yang sudah dikonsep oleh rekan-rekan pekerja. Isu perda ketenagakerjaan ini sudah lama kami sampaikan kepada DPRD sejak beberapa tahun lalu, tapi tak pernah ditanggapi. Makanya dengan draf ini kalau memang malas menyusun ya silahkan saja langsung tandatangani dan sukur-sukur mau,” ujar Fajar dengan nada kesal, Rabu (28/9).

Selain tuntutan perda keternagakerjaan, para demonstran juga akan menyampaikan beberapa poin tuntutan lainnya. Yakni meminta cabut PP 78 tentang pengupahan, hapus undang-undang tax amnesty atau pengampunan pajak, segera buat Balai Latihan Kerja (BLK) dan hapus sistim kerja outsourcing.

Menurut Fajar, kebijakan soal pengampunan pajak terlalu memanjakan pengusaha. Sementara para pekerja yang belum sempat menerima gaji tapi sudah dipotong terlebih dahulu pajaknya baru hak pekerja itu diterima.

“Ini kan tidak adil kok pengusaha diberikan kemudahan, kami pekerja ini semakin ditekan. Makanya kenapa kami meminta agar undang-undang pengampunan pajak ini harus dicabut,” pintanya.

Massa yang menurutnya hanya berjumlah sektiar 100 orang akan berkumpul di sekitar Simpang Mutiara Kelurahan Parit Benut Kecamatan Meral, kemudian sekitar pukul 09.00 WIB akan mulai konvoi menuju Kantor DPRD Karimun. Setelahnya aksi demonstrasi direncanakan akan dilanjutkan ke Kantor Bupati Karimun.(Acok)