Ini Dia Pelaku Penyeludupan Heroin Melalui Lubang Anus

Karimun, beritakarimun.com – Keseriusan aparat bea dan cukai tanjung balai karimun kepulauan riau dalam membongkar sindikat narkoba antar negara terlihat dan terbukti.Hal tersebut diapresiasi ratusan netizen di sosial media (twitter dan path).

Apresiasi yang diberikan kepada aparat bea dan cukai tanjung balai karimun diketahui sebuah bentuk kepercayaan keberanian terhadap aparat penegak hukum di karimun yang berani membongkar bisnis narkoba di kota bumi berazam.

Salah satu netizen Aida Noren mengatakan soal maraknya narkoba di karimun sudah rahasia umum,ia berharap kepada aparat penegak hukum agar pelaku yang ditangkap dipublikasikan tanpa mengunakan penutup kepala guna untuk efek jera.

“Selamat kepada om dan tante bea dan cukai atas tertangkapnya pelaku sindikat narkoba. Tangkap terus orang-orang yang jual narkoba di balai ini.mohon pelaku yang ditangkap jangan ditutup wajahnya biar masyakat tahu!!!. Tulis aida.

Sementara itu,Daniel netizen singapura juga menulis ucapan selamat kepada pihak bea dan cukai dan sekaligus meminta pemerintah indonesia untuk menghukum para pelaku narkoba untuk dihukum seberat-beratnya.

“Congratulations to customs tanjung balai karimun indonesian, Give severe punishment to those destroyers of the nation.” Tulis daniel.

Sebelumnya diketahui tadi pagi 27/9) sekitar pukul 09:00 WIB, Tim Custom Narcotic Team (CNT) kantor pengawasan dan pelayanan bea dan cukai tanjung balai Karimun berhasil menggagalkan aksi penyelundupan narkotika jenis Heroin dan Sabu asal Malaysia,pelaku berinisial, MF,IS , N dan SL merupakan warga negara Malaysia dan Indonesia.

Baca juga: BC Karimun Gagalkan Penyeludupan Heroin Melalui Lubang Anus

Kedua pelaku MF dan IS berangkat dari pelabuhan Kukup Malaysia tujuan Tanjung Balai Karimun dengan menumpang kapal MV.Ocean Indoma,sekitar pukul 09.00 WIB.

Pelaku,MF dan IS merupakan warga negara Malaysia yang berperan sebagai bandar yang mendistribusikan narkotika asal Malaysia untuk di bawa masuk ke sejumlah daerah yang ada di Kabupaten Karimun dan se provinsi kepulauan riau.

Menurut Kepala Bidang Penegahan dan Sarana Operasi (Kabid PSO) Kanwil DJBC Khusus Kepri,Raden Evy Suhartantyo mengatakan,penangkapan ini berawal dari kecurigaan petugas bea dan cukai saat melihat tingkah laku penumpang berinisial,MF dan IS saat akan melewati pemeriksaan paspor dan pemeriksaan barang saat melewati X-Ray,131,29 Gram Sabu dan Heroin seberat 1,32 Gram,kedua pelaku ini terlihat sedang dalam kondisi sakau atau terpengaruh penggunaan narkotika.

Berdasarkan pengakuan pelaku MF mengatakan,barang narkotika tersebut rencana nya akan di serahkan pada jaringan yang ada di wilayah tanjung balai Karimun berinisial,N yang tinggal di daerah perumahan Taman Mutiara Karimun.(Agus Siswanto)