BNN Kepri Tangkap 2 Pasutri Pemasok Sabu Malaysia

sebarkan:

Batam, beritakarimun.com – Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepulauan Riau (BNNP Kepri) Kembali berhasil mengungkap 2 kasus peredaran gelap narkotika yang terjadi di Wilayah Kepulauan Riau, Senin(5/9) dengan menyita Barang Bukti narkotika jenis sabu sebanyak 5386,18 gram.

Menurut Kepala BNNP Kepulauan Riau, Kombes Pol Drs. Benny Setiawan, MH mengatakan,Petugas BNN berhasil mengungkap jaringan narkotika internasional terhadap seorang laki-laki bernama H (WNI -32 Thn) memiliki narkotika jenis sabu seberat bruto 184 gram di Komplek Nagoya Permai – Kecamatan Lubuk Baja,Kota Batam.

Petugas BNNP Kepri langsung melakukan pengembangan terhadap tersangka guna menangkap bandar narkoba yang menyuplai barang tersebut di sejumlah wilayah di sumatera. Petugas BNNP Kepri akhirnya melakukan penangkapan terhadap S (WNI – 31 Thn), dan menyita 3 bungkus sabu siap edar yang disembunyikan dalam bungkus rokok seberat bruto 2,18 gr.

Kemudian pihak aparat BNNP-Kepri melakukan penyelidikan dan pengembangan yang di pimpin oleh, Kabid Pemberantasan BNNP Kepri,AKBP Bubung Pramiadi,Minggu(4/9) sekitar pukul 14.30 WIB di lokasi parkiran rumah makan Salero Basamo Baloi, kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam.

Bubung menambahkan,dari hasil pengembangan petugas BNNP-Kepri berhasil menangkap 2 pelaku yang merupakan pasangan suami isteri yaitu,BD (37 Thn) dan SS (42 Thn) dengan barang bukti Narkotika jenis Sabu seberat bruto 5,3 kilogram lebih yang disimpan pelaku ke dalam plastik pembersih pakaian untuk mengelabui petugas.

Berdasarkan pengakuan tersangka BD & SS sabu tersebut diperoleh dari Mr.X (DPO) WN Malaysia yang menyuruh Pelaku, BD mengambil narkoba tersebut di pelabuhan tikus(Illegal) di daerah Kecamatan Bengkong Kota Batam.

Setelah mendapatkan sabu, kedua tersangka berencana melakukan transaksi narkoba di parkiran restoran Salero Basamo Baloi dengan petugas yang melakukan penyamaran(under cover).

Pada saat akan melakukan transaksi  kedua tersangka BD & SS ditangkap oleh petugas,dalam waktu singkat kemudian petugas BNNP Kepri juga berhasil menangkap 2 orang warga negara Malaysia AF (22 Thn) dan KP (23 Thn) di Spa salah satu hotel mewah di Kota Batam.

Kedua orang warga Malaysia tersebut berperan memonitor transaksi narkoba yang dilakukan oleh BD & SS. Selain menyita barang bukti Sabu seberat Bruto 5,3 kilogram lebih, petugas juga menyita 1 unit mobil Fiat Picanto milik tersangka BD”kata Bubung.

Jumlah pelaku jaringan internasional ini sebanyak 6 orang yang memiliki peran kurir,pemasok dan pemilik barang narkotika asal Malaysia.

Atas perbuatannya para pelaku ini dikenakan pasal 114 ayat (2), pasal 112 ayat (2) , Pasal 113 ayat (2), pasal 115 ayat (1) Jo pasal 132 ayat (1) & ayat (2) UU RI No.35 Tahun 2009  dengan hukuman maksimal hukuman mati atau seumur hidup.(Agus)

Leave a Reply

Your email address will not be published.