Pelaku Curat Sadis Berhasil di Tangkap Polisi Batam

Batam, beritakarimun.com –  Tim buser Polsek Sagulung Batam berhasil menangkap 4 orang pelaku yang merupakan spesialis pembobol brankas dan rumah mewah di kota Batam, Kamis (18/2) ,dua diantara nya terpaksa di lumpuhkan dengan timah panas akibat melawan saat di tangkap petugas kepolisian.

Uniknya dalam menjalankan aksi kriminal nya para pelaku ini melakukan ritual terlebih dahulu di jembatan barelang untuk memuluskan aksi jahat nya.

Menurut pengakuan FA,sudah berkali-kali menjalankan aksi pembobolan dan pencurian selalu berhasil,Namun kali ini gagal dan berakhir di kantor polisi”,Ujar nya.

Kedua pelaku yang di tembak yakni MH dan FA melawan dan menyerang petugas kepolisian hingga akhir nya dilumpuhkan,sedangkan TS dan NK tak berkutik saat tim buser polsek mengepung kedua tersangka di kediaman nya.

Dari tangan para pelaku polisi menyita sejumlah  barang bukti hasil pencurian berupa,Brankas,Kabel Tower televisi dan alat komunikasj,Televisi LED,Laptop,Speaker aktif, DVD, dan barang mewah lain nya,selain itu polisi juga mengamankan ratusan mata uang dolar singapura.

Menurut Kapolsek Sagulung,AKP.Chrisman Panjaitan mengatakan para pelaku ini terbilang licin dalam menjalankan tindak kejahatan nya,sudah kerap polsek sagulung menerima laporan pengaduan masyarakat terkait aksi jahat para pelaku ini.

Bahkan pelaku ini tidak segan menyerang korban saat berpapasan didalam rumah dengan senjata tajam yang sudah di persiapkan mereka”Jelas nya pada beritakarimun.com.

Sementara saat dilakukan pemeriksaan terhadap para pelaku ini,hasil kejahatan yang mereka peroleh di gunakan untuk membeli narkotika dan selebih nya untuk acara ritual memuluskan aksi nya.

“Hasil kejahatan para pelaku ini di nikmati hanya untuk membeli narkotika,selebih nya untuk pembelian upacara ritual”Ujar nya.

Akibat perbuatan nya para pelaku dijerat pasal 363 tentang pencurian dan pemberatan dengan hukuman maksimal 9 tahun penjara”tutup Chrisman.(As/red)

Leave a Reply

Your email address will not be published.