Ratusan Ton Solar Asal Malaysia di Tangkap Bea dan Cukai Karimun

Karimun, Beritakarimun.com – Kapal patroli-20006 kantor wilayah bea dan cukai kepulauan riau(Kanwil BC Kepri) berhasil menangkap sebuah kapal tanker dengan muatan bahan bakar minyak solar(BBM) sebanyak 198,303 Ton, Rabu pagi,(20/01),Kapal Tanker bernama,MT.AN Hock berbendera Mongolia,asal muatan dari OPL(Out Port Limit) Timur Malaysia dengan tujuan perairan Batam,kepulauan riau.

Selain mengamankan kapal tanker bermuatan minyak solar,petugas juga menangkap Nahkoda beserta ABK kapal tersebut,saat di gelandang ke markas Kanwil DJBC Khusus kepulauan riau 2 ABK telah di tetapkan sebagai tersangka yang merupakan, CL(Nahkoda) dan HP(Chief Officer),sedangkan 5 orang lain masih dalam pemeriksaan intensif oleh petugas bea dan cukai,ke 7 ABK merupakan berkewarga negaraan Indonesia.

Menurut Kepala Bidang Penindakan dan Sarana Operasi Kanwil Ditjen Bea Cukai Khusus Kepulauan Riau R Evy Suhartantyo mengatakan,Kapal Tanker MT.AN Hock berbendera Mongolia ini di tangkap di perairan Tanjung Sengkuang Pulau Batam,dengan titik koordinat 01 12’42″U / 104’0012T,saat dilakukan pemeriksaan diatas kapal,kapal tersebut tidak dilengkapi dokumen yang sah.

Modus nya impor,sedangkan dalam menjalankan teknis nya aksi penyelundupan ini menggunakan ship to ship (memindahkan dari kapal satu ke kapal lain nya) yang dilakukan di perairan OPL.

Berdasarkan pengakuan sementara dari Nahkoda MT.AN Hock, inisial CL, kapal berasal dari Malaysia dengan tujuan perairan Batam,dengan muatan sebanyak 198,303 Ton minyak solar.

Perkiraan nilai barang 1,72 Milyar dengan asumsi per liter solar Rp.8700,sedangkan perkiraan kerugian negara sebesar 300 juta”Ujar Evy kepada beritakarimun.com.

Alasan penindakan melanggar pasal 102 huruf a UU No:17 Tahun 2006 tentang perubahan atas UU No:10 1995 tentang kepabeanan; Mengangkut barang Impor yang tidak tercantum dalam manifest sebagaimana dimaksud dalam pasal 7A ayat(2) di penjara paling lama 10 tahun dengan denda 10 milyar rupiah.

Dalam mengawali tahun 2016 ini,sudah 9 kali melakukan penangkapan berupa kapal tanker dan barang impor berupa rokok,miras dan ganja”tutup Evy.(Agus Siswanto)

Leave a Reply

Your email address will not be published.