Stiker Aplikasi Line Diprotes

sebarkan:

Karimun, beritakarimun.com – Aplikasi pesan instan Line banyak dipakai orang Indonesia lantaran ketersediaan stiker yang dapat dimanfaatkan untuk mengekspresikan diri. Namun, ada yang menganggap sejumlah stiker tersebut tak layak dikonsumsi anak-anak karena mengandung gambar untuk dewasa.

Opini itu disampaikan oleh seorang netizen Bogor, Gioveny Astaning Permana, yang kemudian membuat petisi digital sebagai bentuk protes terhadap Line lewat Change.org, bertajuk, “Semoga LINE Indonesia dan seluruh pemilik aplikasi di Playstore baik pengunduh maupun creator mau menyaring konten dan membuat kebijakan yang memegang prinsip hak anak (Convention on the Rights of the Child’s)”.

Dalam petisi tersebut, Gioveny menyatakan, “Semakin saya perhatikan sticker LINE ini cenderung mendukung ke gambar-gambar dewasa yang tidak aman dan belum layak untuk anak-anak dan seharusnya anak-anak tidak melihat.”

Sejumlah stiker yang ia anggap mengandung gambar tak layak dikonsumsi anak-anak, antara lain “So much love, Short couple problem, Him & her, Lily & Marigold, Romantic memories, Love lasting forever, dan Hugs and kisses.

Stiker-stiker tersebut, dikatakan Gioveny, berada di deretan 50 stiker paling populer. Gioveny berharap pengelola Line menyaring konten-konten macam itu, terlebih fitur stiker itu sendiri.

Hingga berita ini ditayangkan, petisi tersebut telah meraih 6.000 dukungan dan butuh sekitar 1.500 dukungan lagi untuk mencapai target 7.500 dukungan.

Salah seorang pendukung petisi bernama Rival Darmawan, mengatakan, aplikasi Line seharusnya punya data usia para penggunanya dan mampu memfilter agar anak di bawah 18 tahun tidak dapat mengakses stiker untuk orang dewasa.

“Mungkin tidak terlalu kentara, tapi sticker di Line ini bisa membentuk cara pandang anak-anak kita tentang mana perilaku yang pantas dan tidak pantas untuk dilakukan. Dan buat saya, ini adalah salah satu ancaman bagi anak di Internet,” ujar pendukung petisi lain, Indriyatno Banyumurt.(wawa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.