Suami yang Tusuk Istri di PN Batam Bawa Pisau, Kapak dan Parang

BATAM, BERITAKARIMUN.COM – Rentetan peristiwa berdarah di Pengadilan Agama (PA) Batam semakin terang. Ternyata Rahmad membawa 3 senjata tajam yang telah disiapkan di dalam tasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Kamis (11/6), Rahmad membawa tiga jenis senjata tajam yaitu pisau, kapak dan parang. Semuanya dimasukkan di dalam tas punggung warna biru. Rahmad datang dengan istrinya yang hendak diceraikannya, Sri dan kakak Sri bernama Umi.

Sekitar pukul 11.45 WIB, Umi dan Sri duduk di ruang tunggu di kursi bagian depan. Mereka duduk untuk antre mendaftarkan perkara perceraian. Rahmad di bagian belakang. Dengan santainya, Rahmad mengambil satu senjata di antara tiga senjata tajam yang disiapkan di tasnya yaitu sebuah pisau bergerigi. Di tas itu juga ditemukan album foto yang berisi foto-foto Rahmad dengan Sri.

Dengan berjalan santai, Rahmad mendekati Sri dan tiba-tiba menusukkan pisau ke punggung Sri. Mendapati ini, Umi melerai dan mencegah penikaman itu lebih lanjut. Tapi Umi malah ditusuk oleh Rahmad hingga tersungkur. Pengunjung pengadilan lalu beramai-ramai melerai dan Rahmad melawan. Rahmad terdesak dan pisau yang ia bawa mengenai dirinya sendiri.

Akibat kejadian ini, Umi meninggal dunia dan Sri selamat. Sri dibawa ke Rumah Sakit Awal Bros, Jalan Gajah Mada, sementara Rahmad dirawat di RS Otorita Batam di Jalan Cipto Mangunkusumo, Sekupang, Batam. Jenazah Umi juga disemayamkan di RS yang sama.

“Layanan pengadilan sempat di-break tapi kini semua sudah normal kembali. Sidang dan layanan sidang kini kembali normal,” kata Panitera Muda Permohonan PA Batam, Riama Manurung.(AGUS SISWANTO)

Leave a Reply

Your email address will not be published.