Abraham Samad Resmi Ditahan

sebarkan:

KARIMUN, BERITAKARIMUN.COM – Ketua KPK nonaktif Abraham Samad (AS) akhirnya merasakan dinginnya sel Rutan Markas Polda Sulselbar. Penyidik akhirnya menahannya sebagai tersangka pemalsuan dokumen, Selasa (28/4) malam.

“Itu kewenangan penyidik untuk menahan. Saya sudah beri arahan pada penyidik. Kami akan mengantisipasi segala kemungkinan pro dan kontra pasca penahanan ini karena kan dia juga orang Makassar juga,” Ujar Kapolda Sulselbar Irjen Anton Setiadi saat dihubungi Beritakarimun.com, Selasa (28/4) malam.

Menurut mantan Kadiv Binkum Polri itu alasan penahanan itu adalah objektif dan subjektif . Objektif karena Samad diancam pidana di atas lima tahun penjara dan subjektif karena penyidik khawatir yang bersangkutan mempersulit penyidikan.

“Semuanya sudah dipertimbangkan penyidik. Saya hanya beri arahan saja. Lengkapnya ya silahkan tanya ke penyidik,” sambung perwira tinggi asal Jember, Jawa Timur ini.

Samad diduga melakukan tindak pidana Pasal 264 Ayat (1) subsider Pasal 266 Ayat (1) KUHP dan atau Pasal 93 UU 23/2006 sebagaimana diubah menjadi UU 24/2013 tentang Kependudukan.

Aktivis antikorupsi itu diperiksa sejak pukul 13.45 WITA dan ditahan sekitar pukul 20.30 WITA.

Dia dijadikan tersangka bersama-sama dengan wanita muda asal Singkawang, Pontianak, Feriyani Lim (29), yang memalsukan dokumen kependudukan untuk mengurus dokumen keimigrasian, paspor di Kantor Imigrasi Klas I Makassar, pada 2007 lalu.

Ancaman yang dihadapi Samad adalah hukuman penjara maksimal 8 tahun dan denda Rp 50 juta.(SAID)

Leave a Reply

Your email address will not be published.