Gubernur Kepri Buta Mata Soal Hotel Satria

Gubernur Kepri Buta Soal Hotel SatriaKARIMUN, BERITAKARIMUN.COM – Hingga saat ini belum ada titik temu dari Disparsenibud atau Satpol PP Kabupaten Karimun dalam menangani permasalahan mengenai dikeluarkan izin Hotel Satria, Jl. A yani Kecamatan Karimun menjadi status hotel bintang satu.

Diketahui hotel Satria sudah mengantongi izin sebagai hotel bintang satu sejak setahun terakhir dari Gubenur Kepri, HM Sani.

“Banyak persyaratan untuk menyandang status hotel berbintang, salah satunya tempat parkir kendaraan. Sementara Hotel Satria tidak memiliki fasilitas tersebut, jadi mengapa Hotel Satria bisa masuk kriteria hoten bintang satu.” ungkap kemarahan Ketua DPD Laskar Melayu Bersatu (LMB) Kabupaten Karimun, Azman Zainal yang dilangsir dari karimuntoday.com, Selasa (18/3).

Dalam pemberian status Hotel tersebut Azman menilai Gubernur Kepri asal-asalan serta buta mata.

“Gubernur Kepri asal-asalan saja dalam memberikan izin bagi Hotel Satria.Gubernur itu buta atau tidak ?Dan Gubernur Kepri terkesan tidak menganggap daerah Karimun ada pemerintahnya.” Ungkapnya dengan nada tegas.

Gubernur Kepri harus melakukan tinjauan kembali sebelum menyetujui dalam memberikan izin terhadap Hotel Satria sebagai hotel bintang satu.Secara umum, Hotel Satria tidak memiliki tempat atau lahan parkir..

Azman juga menambahkan, sebutan sebagai hotel hanya sebagai kedok belaka.

Bukan rahasia umum jika Hotel satria salah satu sarang narkoba terbesar di Kota Bumi Berazam.(KT/Red)

2 thoughts on “Gubernur Kepri Buta Mata Soal Hotel Satria

  • August 9, 2014 at 19:02
    Permalink

    Udalah apakah belum dapat jatah dari situ?

    Reply
  • September 15, 2014 at 17:47
    Permalink

    sy heran pejabat kt slalu brngkt study banding ke LN,tentu dia tahu yg mn hotel yg mn wisma,ini tentu ada udang di balik bakwan ya pk gub hahaha

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published.