Ibu dan Anak Tewas Terbakar di Karimun

Ibu dan Anak Tewas Terbakar di KarimunKARIMUN, BERITAKARIMUN.COM – Satu kios yang menjual aksesoris ponsel, pakaian dan bensin di RT04/04 Jalan Teuku Umar Kelurahan Balai Kota, habis dilalap sijago merah sekitar pukul 12.00 WIB dan memakan korban jiwa dua orang. Seorang ibu dan anak bernama Suburniayati, 27, dan anaknya Arun, 4, tewas terpanggang dalam insiden ini. Sementara suami dan ayah korban, Hasbullah, berhasil diselamatkan meski 80 persen tubuhnya terbakar.

Kapolres Karimun, AKBP Dwi Suryo Cahyono ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya saat ini masih dalam penyelidikan belum bisa memastikan sebab kebakaran tersebut.  Dan masih menggali informasi di tempat kejadia perkaran (TKP), serta melakukan evakuasi mayat korban bersama suaminya yang dibawa ke RSUD Karimun.

“Kebakaran tersebut menghanguskan satu bangunan permanen berukuran berkisar 3×3 meter, serta ditemukan korban jiwa (ibu beserta anaknya-red). Dalam kondisinya sudah hangus, kedua korban tergeletak dilantai,” kata Kapolres Karimun.

Seorang saksi,Yanti, mengungkapkan saat kejadian dirinya melihat Hasbullah mencoba menyelamatkan istri dan anaknya. Saat itu Hasbullah terlihat berlarian sambil menahan sakit akibat luka bakar di sekujur tubuhnya.

Sementara itu, salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya menyebutkan api terlihat dari dalam kios dan tidak ada terdengar ledakan.

“Memang kios itu selain menjual pakaian, juga di bagian depannya menjual bensin. Sehingga api cepat membesar,” ujarnya.

Kios yang terbakar tersebut berukuran kecil dan pada bagian belakangnya tidak terdapat pintu. Sementara itu, posisi mayat Suburniyati berada dekat pintu depan dan anaknya di bagian dengan kondisi tubuh sudah gosong. Kondisi kedua mayat sangat memprihatinkan, sebelum petugas datang ke lokasi kebakaran, warga menutup kedua mayat ibu dan anak ini dengan daun pisang.

Sementara itu, seorang perempuan separuh baya yang mengaku keluarga korban tiba-tiba datang sambil menangis dan akan masuk ke dalam kawasan lokasi kebakaran. Namun, dirinya dicegah oleh petugas karena polisi sedang melakukan identifikasi di dalam lokasi. Hal ini menyebabkan wanita tersebut berteriak histeris.

Akibat kebakaran di dalam kios ini, lalulintas di Jalan Teuku Umar macet. Hal ini disebabkan warga yang melintas di jalan tersebut berhenti dan memarkirkan kendaraannya. Bahkan, untuk membawa dua orang korban yang meninggal dunia akibat kebakaran terpaksa diangkut dengan mobil patroli Satuan Lalu-lintas menuju ke RSUD.

Leave a Reply

Your email address will not be published.