Kepri Daerah Yang Terzalimi

Kepri Daerah Yang TerzalimiKARIMUN, BERITAKARIMUN.COM – Mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Syarwan Hamid geram melihat pembangunan di Kepulauan Riau belum mendapatkan perhatian serius dari pusat. Padahal, daerah ini termasuk penyumbang hasil kekayaan sumber daya alam (SDA) terbesar kepada negara, dari sektor bauksit, batu granit, kelapa sawit, dan lainnya.

Nasib yang dihadapi provinsi ini, membuat Syarwan tergerak hatinya berjuang merebut kembali hak-hak masyarakat yang terabaikan oleh pusat. Mengingat, kandungan aset yang dimiliki provinsi Kepri bukan untuk menyengsarakan rakyat.

”Saya tak kuasa menahan tangis melihat kondisi daerah yang terzalimi. Berpuluh tahun kandungan bumi dikuras, tapi masyarakatnya tidak menikmati hasilnya. Masih banyak masyarakat Kepri miskin. Kini saatnya kita harus bersatu berjuang merebut kembali, agar hasil kekayaan dapat dinikmati masyarakat kita,” ujar Syarwan Hamid belum lama ini, Selasa (14/1).

Kepri yang memiliki banyak kekayaan alam. Seperti kandungan gas, minyak bumi, bauksit, timah, dan batu granit. Semua kekayaan alam tadi, hasilnya yang menikmati paling banyak pusat. Sedangkan daerah penghasil, rakyatnya jauh dari kesan sejahtera karena pembagian bagi hasil SDA tersebut tak memadai bagi pembangunan daerah. Kondisi ini yang harus didobrak, agar hasil kekayaan bumi di Kepri benar-benar dinikmati kembali sepenuhnya oleh masyarakat.

Sebagai langkah awal perjuangan, Syarwan mengaku akan berbincara bersama tokoh-tokoh masyarakat di Kepri. Sehingga, perjuangan yang dilakukan terarah dan terukur secara berkelanjutan hingga mencapai titik keberhasilan.

”Ya, saya akan berbincang dengan tokoh dari Kepri.”Ujarnya.

Tujuannya, menyatukan persepsi dalam langkah perjuangan membeli kepentingan daerah. Artinya, mengembalikan hasil kekayaan alam yang telah dikuras oleh pusat, untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat Riau dan Kepri,” tegasnya.(EBP)

Leave a Reply

Your email address will not be published.