Ratusan Lapak Pedagang Ikan Terbakar

Ratusan Lapak Pedagang Ikan TerbakarKEPRI, BERITAKARIMUN.COM – Peristiwa kebakaran terjadi di Pelantar Koperasi Unit Desa(KUD) Tanjung pinang,Kepulauan Riau, Belum lama ini(04/12),kebakaran yang melanda ratusan ruko dan bangunan semi permanen milik pedagang pasar di duga akibat hubungan arus pendek listrik pada salah satu bangunan ruko yang tidak jauh dari lokasi pasar.

“Api berasal dari salah satu bangunan ruko di dekat pasar pelantar,di duga kuat kebakaran terjadi akibat Korsleting pada kabel listrik di salah satu panel bangunan ruko” ujar Ameng pada Beritakarimuncom.

Peristiwa kebakaran yang terjadi dari bangunan ruko ini langsung menyambar sejumlah bangunan lainnya,selain api meludeskan bangunan ruko,si jago merah juga melalap ratusan lapak milik pedagang pasar ikan.

Kencang nya tiupan angin membuat sulit warga sekitar untuk berusaha menjinakan api yang berkobar semakin besar,sempit nya lokasi menjadi penghalang bagi mobil pemadam kebakaran untuk masuk guna memadamkan api.

Sedikit nya 20 bangunan ruko dan ratusan lapak pedagang ikan turut hangus di lalap si jago merah,bangunan yang umum nya terbuat semi permanen separuh dari bahan kayu membuat api semakin mudah membakar dan merambat ke bangunan lain nya.

Sebanyak 15 unit mobil pemadam kebakaran milik Pemko Tanjung pinang turun kelokasi untuk memadam kan api,api baru berhasil di padamkan malam tadi sekitar pukul 22.30 Wib.
Sementara sebagian besar warga tidak sempat menyelamatkan harta benda berharga dari tempat tinggal mereka.

Menurut Kapolres Tanjung pinang,AKBP Patar Gunawan SIK,mengatakan,kebakaran yang melanda puluhan dan ratusan lapak pedagang ini masih dalam penyelidikan kepolisian,apakah akibat korsleting listrik atau hal lain masih dalam penyelidikan petugas kepolisian”Ujar nya pada wartawan.

Ratusan aparat kepolisian dan satpol-pp malam ini masih terlihat berjaga-jaga di sekitar lokasi kebakaran,guna mengantisipasi terjadi nya aksi kriminal terkait barang berharga milik warga yang mengalami kebakaran.

Hingga kini para korban langsung di evakuasi ke penampungan dengan mendirikan tenda serta memberikan tumpangan pada para korban.

Belum bisa secara rinci nilai kerugian akibat musibah kebakaran tersebut,namun perkiraan kerugian mencapai milyaran rupiah.(SIS)

Leave a Reply

Your email address will not be published.