Gelombang di Laut Karimun Mulai Besar

Gelombang di Laut karimun Mulai BesarKARIMUN, BERITAKARIMUN.COMCuaca perairan Karimun akhir-akhir ini sangat ekstrim, bahkan ketinggian gelombang mencapai tiga meter.

Untuk menjaga keselamatan penumpang yang menggunakan jasa kapal ferry cepat, maka Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungbalai  Karimun, Jumat (6/12) meminta perusahaan pelayaran mementingkan keselamatan penumpang.

Himbauan tersebut disampaikan Kepala KSOP Tanjungbalai Karimun, Capt Barlet Silalahi dengan memanggil seluruh perusahaan pelayaran, baik kapal ferry cepat maupun perusahaan kapal Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) dalam kegiatan sosialisasi keselamatan pelayaran di lantai dua KSOP di kawasan Pelabuhan Karimun.

“Cuaca saat ini sangat ekstrim, untuk itu penting bagi saya memberitahukan dan mensosialisasikan kondisi ini kepada pihak perusahaan pelayaran untuk menjaga keselamatan penumpang termasuk keselamatan kru kapal dan bagi regulator sendiri. Karena tanggungjawabnya berada ditangan KSOP,” kata Barlet.

Dikatakan, buruknya cuaca di Karimun akhir-akhir ini tidak menentu, bahkan cenderung berubah-ubah. Maka dari itu, dirinya meminta kepada nakhoda kapal dan pihak operator pelabuhan agar selalu mencermati kondisi cuaca yang disampaikan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Karimun.

Menurut Barlet, keselamatan penumpang dan awak kapal beserta regulator itu sangat mahal dan diatas segala-galanya. Makanya, tak ada toleransi bagi perusahaan pelayaran untuk mengabaikan keselamatan manusia. Untuk diperlukan kerjasama antara awak kapal dengan penumpang untuk sama-sama menjaga keselamatan dalam berlayar.

“Saya akan terus menekankan kepada pihak perusahaan, nakhoda dan seluruh awak kapal agar mengecek keadaan seluruh penumpang sebelum kapal diberangkatkan. Jika terjadi over kapasitas, maka nakhoda harus dengan tegas meminta kepada penumpang yang  baru naik untuk menaiki kapal berikutnya,” ungkap Barlet lagi.

Barlet berharap, dengan penekanan disiplin yang dilakukannya terhadap pihak pelayaran dalam menjaga keselamatan penumpang, maka ke depan KSOP Tanjungbalai Karimun akan menjadi percontohan bagi kantor syahbandar dan kantor administrator pelabuhan lain dalam menerapkan sistem yang ada sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).

Bukan hanya kepada perusahaan pelayaran, Barlet juga menghimbau kepada nelayan agar selalu memperhatikan kondisi cuaca di laut, apalagi saat ini perubahan musim barat ke musim utara sangat membahayakan bagi keselamatan dalam melaut.

Dirinya juga meminta kepada nelayan agar berkelompok saat turun ke laut. Dengan cara berkelompok, maka apabila terjadi perubahan cuaca nelayan yang satu dengan lainnya bisa saling berkoordinasi.

“Jika terjadi cuaca buruk dan gelombang besar, maka segeralah mencari pulau terdekat untuk berlindung sampai cuaca benar-benar aman,” tutupnya.(13)

Leave a Reply

Your email address will not be published.