Path Diminati Warga Karimun

Path Diminati Warga KarimunKARIMUN, BERITAKARIMUN.COM – Sosial media (sosmed) Path sedang digandrungi Nadhief Syahgilank. Lantaran keluaran terbaru, Nadhief merasa berbagai lewat jejaring sosial ini membuatnya merasa gaul.

Walaupun banyak kegiatan yang bisa di-share lewat Path, Nadhief lebih banyak menggunakan Path untuk berbagai lokasi. Padahal, pria 21 tahun ini lebih dulu punya Foursquare, akun jejaring sosial lain yang lebih dulu eksis dan fungsi utamanya memang berbagi informasi tempat yang tengah disinggahi atau posisi sekarang sang pemilik akun.

“Sebenarnya, share tempat itu tidak terlalu penting. Tapi, bila tempatnya prestige untuk di-share, ya aku bagikan. Misalnya saja ketika makan di restoran atau sedang wisata. Mengunggah apapun lewat Path itu rasanya lebih asyik,” terang Nadhief.

Sebenarnya, pria yang hoby bermusik itu sudah setahun lalu memiliki akun Path. Tetapi, baru aktif sejak beberapa waktu terakhir, setelah memiliki perangkat yang mendukung, smartphone Andromax. Fitur yang lebih komplit dibanding akun lain lah yang mendorong Heri membuat akun Path.

Dibanding jejaring sosial lain, Path menyediakan fasilitas yang lebih komplit. Di antaranya, pengguna dapat mendengarkan musik dan membagikan langsung ke pada teman-temannya. Siapapun yang bukan teman dari pemilik satu akun Path dipastikan tidak dapat mengetahui isi akun yang dimaksud.

Sementara, mereka yang sudah berteman, akan selalu meninggalkan jejak begitu melihat aktivitas akun Path yang dilihat. Tidak seperti di Twitter atau Facebook yang harus dihubungkan aplikasi lain untuk mengetahui siapa saja yang melihat akun kita. Itu berarti, Path pilihan tepat bagi user yang ingin mengetahui siapa saja yang biasa mengikuti aktivitasnya.

Path juga dimiliki Tata Calista. Dia lebih sering memanfaatkan Path untuk membagikan lokasi tempat dia berada saat itu juga. Dara yang akrab disapa Calista itu sebenarnya juga memiliki akun Foursquare. Namun, dia tidak banyak memanfaatkan karena alasan tidak semua menggunakan jejaring sosial itu.

“Aku biasanya share lokasi tempat-tempat wisata, tempat nongkrong, atau nice place lain. Tak lupa, disertakan pula foto dan bersama siapa aku di sana,” ucap pelajar di Kabupaten Karimun.

Rasa penasaran lah yang mendorong dia membuat akun Path. Terlebih lagi, banyak teman-temannya yang menggunakan akun itu. Calista sendiri juga sudah bosan mengoperasikan Facebook dan Twitter. Baginya membuat Path merupakan bagian mengikuti tren.

Path merupakan akun jejaring sosial yang diluncurkan November 2011. Pendiri Path adalah Dave Morin, Shawn Fanning, Dustin Mierau. Akun sosial media ini didesain eksklusif untuk dioperasikan di operating system (OS) Android dan iOS.

Akun ini dapat dimanfaatkan untuk berbagi berbagai aktifitas, mulai dari status, lokasi, foto, dan musik yang didengarkan. Bahkan, pengguna akun Path bisa memberitahu saat dia hendak tidur dan bangun hanya dengan memilih satu menu tanpa memberi keterangan.

Salah satu Mantan Jurusan Teknik Informatika Universitas Diponegoro, Iwany mengatakan, Path bisa saja didesain untuk menyaingi Facebook. Mengingat, satu pendiri Path merupakan mantan pegawai di Facebook.

Setelah dia keluar, diciptakanlah Path yang memiliki beberapa fitur yang tidak dimiliki Facebook sebab dapat berkirim berbagai informasi. Informasi yang dibagi pun dapat bersifat dari satu user ke satu user yang lain atau ke banyak user.

Di Indonesia khususnya di Kabupaten karimun, Path sudah populer dan banyak diminati“ujarnya.(13)

One thought on “Path Diminati Warga Karimun

Leave a Reply

Your email address will not be published.